ANALISIS

Ilusi Janji Kesejahteraan Pemprov NTT untuk Warga Besipae

Aksi pembongkaran rumah-rumah warga di Besipae adalah potret dari kuasa eksklusi, entah melalui regulasi, pemaksaan, pasar maupun legitimasi yang dipraktikkan secara vulgar oleh pemerintah dan aparat keamanan. 

Gereja dan Pemberantasan Korupsi

Oleh: PASTOR PETER C AMAN Seruan Pastoral Konferensi Wali Gereja Indonesia tahun 2016 mengingatkan kita akan dampak buruk dan massif dari korupsi. Korupsi merusak martabat manusia,...

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor dan Pulau Lembata,merupakan penghasil kemiri utama di Indonesia. Buah kemiri itu masih dijual dalam...

Peran Katekis dalam Gereja: Tantangan dan Harapan

Oleh: MARSELINUS MBIPI JEPA JOME Bagi Agama Katolik, karya pewartaan merupakan hal yang penting. Tanpa pewartaan, apa yang menjadi cita-cita Gereja agar umat semakin beriman...

Memikirkan Ulang Strategi Melawan Pencaplokan Sumber Daya dalam Pariwisata Super Premium di Flores

Di tengah penetrasi kapitalisme melalui berbagai kebijakan pembangunan oleh pemerintah di sektor pariwisata di Flores, diperlukan usaha untuk memikirkan dan menata kembali strategi kekuatan rakyat

Ilusi Janji Kesejahteraan Pemprov NTT untuk Warga Besipae

Aksi pembongkaran rumah-rumah warga di Besipae adalah potret dari kuasa eksklusi, entah melalui regulasi, pemaksaan, pasar maupun legitimasi yang dipraktikkan secara vulgar oleh pemerintah dan aparat keamanan. 

Penyingkiran Warga Besipae: Arogansi Kekuasaan yang Mencederai Demokrasi

Pada kasus Besipae kita melihat gejala praktik kekerasan, kebijakan kapitalistik dan kebangkitan totaliterianisme negara di NTT. Aparat pemerintah memakai kekuasaannya untuk memaksa warga menerima segala tindak-tanduk kekerasan itu sebagai sesuatu yang biasa dan normal.

Gubernur NTT Harus Buka Ruang Dialog dengan Warga Besipae

"Menggusur rumah-rumah warga Besipae tanpa melihat kebutuhan mereka tentu merupakan sebuah bentuk kekejaman. Selain itu, pengerahan aparat bersenjata tak lain merupakan cerminan watak premanisme dan totaliter penguasa terhadap rakyat."

Merawat Kehidupan di Laut Sawu

Rencana Pengelolaan dan Zonasi (RPZ) di Laut Sawu tidak hanya tentang melindungi ekosistem dan jalur migrasi mamalia laut, tetapi juga mesti turut mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat pesisir, yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan.

Mewaspadai Jebakan Klientelisme Politik Jelang Pemilu 2024 di NTT

Praktik klientelisme kerap dipakai dan dimanfaatkan oleh politisi untuk mempengaruhi preferensi pemilih dalam Pilkada dan Pileg. Dengan mendistribusikan keuntungan material bagi para pemilih, politisi mendapat dukungan politik, berupa suara yang akan menentukan keterpilihan politisi.

Ilusi Janji Kesejahteraan Pemprov NTT untuk Warga Besipae

Aksi pembongkaran rumah-rumah warga di Besipae adalah potret dari kuasa eksklusi, entah melalui regulasi, pemaksaan, pasar maupun legitimasi yang dipraktikkan secara vulgar oleh pemerintah dan aparat keamanan. 

Gereja dan Pemberantasan Korupsi

Oleh: PASTOR PETER C AMAN Seruan Pastoral Konferensi Wali Gereja Indonesia tahun 2016 mengingatkan kita akan dampak buruk dan massif dari korupsi. Korupsi merusak martabat manusia,...

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor dan Pulau Lembata,merupakan penghasil kemiri utama di Indonesia. Buah kemiri itu masih dijual dalam...

Peran Katekis dalam Gereja: Tantangan dan Harapan

Oleh: MARSELINUS MBIPI JEPA JOME Bagi Agama Katolik, karya pewartaan merupakan hal yang penting. Tanpa pewartaan, apa yang menjadi cita-cita Gereja agar umat semakin beriman...

Most Popular