UPDATE: Pengumpulan Materi Diperpanjang hingga 15 Januari 2026

Suara Kaum Muda untuk NTT

Lomba Video dan Esai tentang Isu Publik di NTT

Latar Belakang

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menghadapi sejumlah persoalan krusial yang penting dan berdampak bagi publik. Beberapa di antaranya adalah terkait polemik proyek geotermal yang memicu perlawanan di berbagai titik, pengembangan pariwisata super premium di Labuan Bajo yang melahirkan kekhawatiran terhadap kelestarian kawasan konservasi, represi terhadap gerakan masyarakat sipil, perdagangan manusia, masyarakat adat yang menghadapi persoalan agraria, kekerasan terhadap perempuan, anak dan kelompok rentan, hingga pelanggaran hukum dan korupsi.
Sejumlah persoalan itu telah menjadi perhatian intens dalam laporan-laporan Floresa. Namun, resonansi isu-isu penting ini di kalangan kaum muda masih terbatas. Selain karena masalah literasi, pemicu lainnya adalah kurangnya upaya yang bisa menggugah kesadaran terhadap terhadap persoalan-persoalan tersebut. Padahal, kaum muda adalah bagian dari elemen penting dalam gerakan sosial demi mendorong perubahan. Dalam rangka mendorong keterlibatan kaum muda dalam isu-isu itu, Floresa hendak menggelar lomba yang melibatkan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa. Dalam lomba ini peserta akan menggunakan medium video dan esai untuk menyuarakan sikap dan aspirasi mereka. Peserta akan memilih salah satu dari persoalan sosial di sekitar mereka dan menjelaskannya dengan memasukkan beberapa elemen kunci seperti: (1) apa isunya dan bagaimana pendapat mereka; (2) mengapa itu penting dan perlu mendapat perhatian, (3) apa dampaknya dan (4) apa yang bisa dilakukan oleh kaum muda menyikapi isu itu.
Kami berharap lomba ini menjadi kesempatan bagi kaum muda untuk mengenali masalah sosial, memahami dan bisa mengambil tindakan konkret untuk menyikapinya.

Tujuan

  • Meningkatkan keterlibatan pelajar dan mahasiswa NTT dalam isu-isu sosial, politik dan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat.
  • Menghasilkan karya video dan esai yang sekaligus bisa menjadi bahan advokasi isu publik.

Kategori

Lomba ini terdiri dari dua kategori

Pelajar SMA/SMK Sederajat

Video

  • Peserta adalah pelajar SMA/SMK se-NTT.
  • Peserta dapat mendaftar secara individu atau tim (maks. 3 orang). Sertakan biodata singkat dan foto peserta.
  • Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 karya.

Mahasiswa

Esai

  • Peserta adalah mahasiswa di kampus NTT atau mahasiswa asal NTT di luar daerah.
  • Mendaftar secara individu. Sertakan biodata singkat dan foto peserta.
  • Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 esai.

Ketentuan Umum

Tema
Peserta memilih salah satu isu sosial, politik, atau lingkungan di sekitar mereka. Contoh isu:
  • Proyek strategis Nasional (geotermal, pariwisata premium, infrastruktur)
  • Agraria dan masyarakat adat
  • Lingkungan hidup dan konservasi
  • Kekerasan seksual
  • Perdagangan manusia
  • Kebebasan sipil dan demokrasi
  • Korupsi dan pelanggaran hukum
Pengiriman Karya
Peserta mengumpulkan karya paling lambat pada 15 Januari 2026 pukul 23.59 Wita melalui google form pada tautan berikut: "Pengiriman Karya"
Setiap karya harus dilengkapi dengan surat lampiran pernyataan orisinalitas. Karya yang tidak disertai pernyataan orisinalitas dianggap gugur. Unduh contoh pernyataan orisinalitas di sini: "Contoh Pernyataan Orisinalitas Karya"

Ketentuan Khusus

Lomba Video
  • Durasi maksimal 3 menit.
  • Boleh menggunakan kamera ponsel atau kamera lainnya.
  • Format video: MP4, resolusi minimal 720p.
  • Boleh menggunakan musik bebas royalti.
  • Tidak mengandung unsur kekerasan, menyinggung SARA, ujaran kebencian, hoaks atau disinformasi.
Lomba Esai
  • Judul dan isi sesuai dengan tema
  • Naskah terdiri atas 750 – 2000 kata
  • Penulisan artikel menggunakan Bahasa Indonesia
  • Format: Font Times New Roman 12, Spasi 1,5, file dalam format MS Word

Dewan Juri

Esai

  • Cypri Dale, peneliti dan antropolog sosial
  • Ryan Dagur, editor Floresa
  • Hesti Hasanah, dosen UGM

Video

  • Anno Susabun, editor Floresa
  • Benaya Harobu, anggota Tim Ekspedisi Indonesia Baru
  • Gheril Ngalong, sutradara film Sacrifice Geothermal?

Penilaian

Kategori Video
Substansi Isu (30 %)
  • Ketepatan memilih isu yang relevan dan penting.
  • Kedalaman pemahaman terhadap masalah.
  • Kejelasan menjawab elemen: “apa isunya, mengapa penting, dampaknya, apa yang bisa dilakukan.”
Kreativitas Penyajian (25 %)
  • Cara bercerita yang menarik
  • Penggunaan visual, suara, dan teknik pengambilan gambar
  • Kemampuan mengemas isu secara segar dan mudah dipahami
Argumentasi dan Pesan (25 %)
  • Kejelasan pesan
  • Logika penyampaian sikap/solusi
  • Kekuatan narasi yang mendorong kesadaran publik
Teknis Produksi (20 %)
  • Kualitas audio dan visual
  • Editing yang rapi (transisi, teks, musik)
  • Durasi sesuai ketentuan
Kategori Esai
  • Kesesuaian isi dengan judul dan tema (30 %)
  • Kedalaman dan kejelasan argumentasi (50 %)
  • Struktur penulisan dan tata bahasa (20 %)

Hadiah

Juara 1–3 setiap kategori akan menerima hadiah berupa uang tunai, merchandise, dan sertifikat, dengan rincian sebagai berikut:
  • Juara 1: Rp 1.000.000
  • Juara 2: Rp 750.000
  • Juara 3: Rp 500.000
Semua finalis mendapat merchandise & sertifikat

Jadwal

  • 21 – 25 November: Pengumuman Lomba
  • 26 November-30 Desember 2025: Pengumpulan karya
  • 03-30 Januari 2026: Penjurian
  • 31 Januari 2026: Pengumuman Pemenang
  • Februari 2026: Publikasi tiga pemenang kategori video serta tiga pemenang dan dua karya favorit kategori esai di kanal KoLiterAksi.

Kontak Panitia

Jika membutuhkan informasi lebih lanjut terkait kegiatan ini, silakan menghubungi panitia melalui email : adrianimiming@gmail.com/No. WA: 081339815619