Floresa merupakan media independen berbasis di Flores, NTT. Baca selengkapnya tentang kami dengan klik di sini!
Mendalam
Kecewa dengan Dinas PUPR, Warga Reok Barat Temui Bupati Manggarai Bahas Proyek Air Minum Bermasalah
Nabit berjanji segera memanggil kepala desa untuk meminta pertanggungjawaban
Lembaga Advokasi: Ada Strategi Adu Domba dalam Pencatutan Nama Rohaniwan dan Warga Adat untuk Loloskan Proyek Geotermal di Lembata
Pencatutan menunjukkan proyek itu sarat manipulasi, kata aktivis Walhi NTT
Serangan terhadap Andrie Yunus ‘Bukan Lagi Alarm, Tapi Jurang, Titik Nadir Demokrasi’
Koordinator KontraS menyebut peristiwa ini merupakan serangan terhadap setiap orang yang memperjuangkan keadilan, termasuk jurnalis
Perspektif
Artikel-artikel yang mengkaji berbagai isu publik dalam bentuk analisis, esai, hingga opini. Klik di sini jika Anda berminat mengisi rubrik ini.
Rezim Prabowo yang Selalu Benar
Peranan masyarakat sipil mutlak dibutuhkan untuk memproduksi wacana alternatif. Rakyat bukan objek pasif, melainkan subjek yang berhak menentukan arah kebijakan yang menyangkut hidup mereka.
Putusan PTUN Kupang dan Arogansi Kekuasaan di Poco Leok
Putusan ini berhasil menunjukkan bahwa di Poco Leok masalah utamanya bukan warga yang terlalu keras menolak proyek geotermal, melainkan penguasa yang merasa berhak memaki, mengancam dan menginjak hak warganya sendiri
Literasi
Bagaimana Ata Modo Menantang Logika Ekowisata versi Pemerintah, Korporasi dan Agen Konservasi?
Masyarakat adat di dalam kawasan Taman Nasional Komodo menawarkan model alternatif, menggugat ekowisata berwatak neoliberal yang memfasilitasi perampasan sumber daya. Baca selengkapnya di sini.
Banyak Dibaca
Kami merilis seri liputan khusus tentang kasus kekerasan seksual di Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Kasus ini melibatkan pelaku dosen sekaligus imam Katolik, dengan penyintas mahasiswi, mengisyaratkan kentalnya relasi kuasa yang timpang. Kami membingkainya dalam tema Demi Nama Baik Gereja. Baca seri liputannya di sini.
Baca Juga
Kodam Udayana Klarifikasi terkait Pemecatan Buron Kasus Pemerkosaan di Flores Timur, Sebut SKCK Diterbitkan Polda NTT
Ada sejumlah alasan pemecatan Aloysius Dalo Odjan, termasuk untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI
DPRD Kabupaten Kupang Lindungi Anggota Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, Kata Aliansi Mahasiswa
Anggota dewan dari Partai Golkar itu dilaporkan memerkosa seorang perempuan, proses hukum masih mandek
Belasan Rumah Warga Ambruk karena Angin Kencang, BPBD Sikka Janji Salurkan Bantuan
Saat ini, warga terdampak mengungsi di rumah tetangga
Usai Tuai Sorotan Luas, Buron Kasus Pemerkosaan Anak yang Jadi Tentara Akhirnya Diserahkan ke Polres Flores Timur
Statusnya sebagai prajurit dilaporkan dicabut, hanya sebulan setelah dilantik
Motif Tenun Khas Congkar di Manggarai Timur Kini Diakui Negara
Ada tiga motif tenun yang resmi memperoleh sertifikat Indikasi Geografis setelah proses pengajuan selama beberapa tahun
Ada Pencatutan Nama Tokoh Gereja Katolik dalam Tim yang Bertugas Meloloskan Proyek Geotermal di Lembata
Sejumlah warga Atadei juga menyatakan nama mereka dicantumkan tanpa persetujuan dalam tim yang didanai PT PLN
Liputan Khusus
‘Bukan Suka Sama Suka? Kenapa Tidak Menikah?’ Pertanyaan Tentara yang Kontak Langsung Korban Pemerkosaan di Flores Timur
Pembicaraan via telepon itu memicu kemarahan kerabat korban yang menilai pertanyaan-pertanyaan tentara tersebut intimidatif
Perempuan Bicara
‘Putri Saya Diperkosa. Pelaku Sudah Tersangka dan Jadi Buron, Namun Ia Dilantik Jadi TNI. Saya Tuntut Keadilan’
Di tengah proses hukum yang lamban di Polres Flores Timur, ibu korban berjuang memulihkan kondisi fisik dan psikologis putrinya
Perempuan Penjaga Warisan Tenun Manggarai
Mereka belajar langsung dari ibu, kini pewarisannya ke generasi berikut menjadi tantangan besar
Kemiskinan Berlapis dan Beban Ganda Perempuan
Terhadap tragedi anak SD di Kabupaten Ngada yang bunuh diri, barangkali pertanyaan yang perlu kita ajukan bukan hanya tentang apa yang memotivasinya melakukan tindakan tersebut, tetapi seperti apa kehidupan ibunya?
Menjaga ‘Saudara Kembar’ ala Perempuan Adat Pulau Komodo
Keyakinan mitologis bahwa komodo dan nenek moyang mereka lahir dari rahim yang sama mempengaruhi cara Ata Modo memperlakukan satwa langka tersebut
Solidaritas Perempuan Flobamoratas: Gugatan Warga Poco Leok terhadap Bupati Manggarai Ujian Komitmen Perlindungan Negara atas Perempuan Adat
Intimidasi dan ancaman bupati, kata organisasi itu, adalah bentuk kekerasan berbasis gender yang berdampak langsung pada pembungkaman partisipasi perempuan di ruang publik
Berada di Garis Depan Melawan Proyek Geotermal, Perempuan Poco Leok Meretas Kultur Patriarki
Para perempuan tak gentar berhadap-hadapan dengan aparat keamanan pengawal perusahaan dan pemerintah demi mempertahankan tanah
KoLiterAksi merupakan halaman yang khusus kami sediakan untuk artikel-artikel terkait edukasi. Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada pelajar, guru, mahasiswa, dosen, pemerhati pendidikan, maupun masyarakat umum untuk menulis. Inisiatif ini merupakan upaya mendukung literasi di NTT, bagian dari kolaborasi Floresa, Sunspirif for Justice and Peace dan Rumah Baca Aksara
Lawan Kekerasan Seksual
Kami berkomitmen melawan segala bentuk kekerasan seksual. Karena itu, kami telah menerbitkan pedoman khusus untuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.
Perempuan di Musim Kemarau
Cerpen "Perempuan di Musim Kemarau" karya Teofilus Afres
Bapak dan Televisi
Malam itu, tak ada acara menonton televisi seperti biasa. Bapak menggantinya dengan khotbah kebangsaan. Aku dan ibu diperintahkan duduk di sofa
Zak Susu
Cerpen Zak Susu mengisahkan usaha menjaga warisan leluhur berhadapan dengan tawaran dan ancaman
Ulasan tentang buku, artikel jurnal dan film, sembari menemukan relevansinya dengan konteks saat ini.
Membaca Kembali Jejak Militerisme yang Kini Menguat dalam Format Baru
Setiap kali militer kembali diberi ruang istimewa, baik lewat bisnis, proyek, maupun kekuasaan formal, yang sebenarnya terjadi adalah penebalan dinding antara rakyat dan negara
Bagaimana Ata Modo Menantang Logika Ekowisata versi Pemerintah, Korporasi dan Agen Konservasi?
Masyarakat adat di dalam kawasan Taman Nasional Komodo menawarkan model alternatif, menggugat ekowisata berwatak neoliberal yang memfasilitasi perampasan sumber daya
Satire dalam Botchan: Saat Daya Kritis Seorang Guru Diuji Melawan Korupsi di Sekolah Pedesaan Jepang
Kisahnya yang sederhana beresonansi lintas generasi dan bahasa, mengajak pembaca menjunjung tinggi integritas
Jesus yang Memberontak, Keluar dari Pinggiran Kota dan Tetap Kalah Ketika Kembali
Di pinggiran kota Amerika, Green Day menyalakan suara anak muda yang haus makna dan muak pada ilusi kesempurnaan. Bagaimana relevansinya dengan Indonesia hari ini?



