Terkini

Perempuan Flores Timur Bertahan di Bawah Bayang-Bayang Erupsi Lewotobi Laki-Laki

Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.

Perempuan Flores Timur Bertahan di Bawah Bayang-Bayang Erupsi Lewotobi Laki-Laki

Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.

Rentannya Jurnalis Perempuan: Jadi Sasaran Teror Fisik dan Digital, Minim Perlindungan

Data global mencatat 951 kekerasan terhadap jurnalis perempuan sepanjang 2024 — naik 56 persen dari tahun sebelumnya. Di Indonesia, pola yang sama terjadi, dari redaksi besar di Jakarta hingga daerah.

Kekecewaan Ibu di Sikka terhadap Vonis 10 Tahun Penjara Pembunuh Putrinya: “Di Mana Keadilan?”

Vonis itu membuka kembali perdebatan lama tentang bagaimana hukum Indonesia memperlakukan anak yang melakukan kejahatan berat

Suara Suster Rita yang Memberi Harapan

Dalam Gereja yang hierarkis dan maskulin, suara perempuan sering terpinggirkan—namun justru dari sana, Suster Rita berbicara paling dekat dengan luka yang diabaikan kekuasaan.

Must read

Universities

Serikat Pekerja: Tenaga Siswa PKL di Labuan Bajo Dieksploitasi Industri

"Ini eksploitasi yang dikamuflasekan sebagai PKL," kata Ketua SPM Par Labuan Bajo Pokarius Mahi. "Secara usia mereka adalah anak-anak — bukan usia kerja."

“Kalau Tidak Setuju, Mau Cari Industri di Mana?” Sekolah Akui Dilema Soal Kondisi Pelajar PKL di Labuan Bajo

Para kepala sekolah dan koordinator PKL mengakui siswa diperlakukan seperti tenaga kerja, jam kerja sering melebihi kesepakatan, dan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung siswa sendiri — bukan industri. Namun ketika diminta menolak praktik itu, jawaban sekolah mengungkap posisi mereka yang sesungguhnya

Pelajar PKL yang ‘Dieksploitasi’ Hotel-Hotel di Labuan Bajo: ‘Kami Ini Seperti Staf, Bedanya Staf Itu Digaji’

Mereka bekerja layaknya karyawan biasa, termasuk untuk shift malam. Pihak hotel memberlakukan sistem penalti berupa tambahan jam kerja. Regulasi tidak secara spesifik melindungi mereka.

Students & teachers

Serikat Pekerja: Tenaga Siswa PKL di Labuan Bajo Dieksploitasi Industri

"Ini eksploitasi yang dikamuflasekan sebagai PKL," kata Ketua SPM Par Labuan Bajo Pokarius Mahi. "Secara usia mereka adalah anak-anak — bukan usia kerja."

“Kalau Tidak Setuju, Mau Cari Industri di Mana?” Sekolah Akui Dilema Soal Kondisi Pelajar PKL di Labuan Bajo

Para kepala sekolah dan koordinator PKL mengakui siswa diperlakukan seperti tenaga kerja, jam kerja sering melebihi kesepakatan, dan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung siswa sendiri — bukan industri. Namun ketika diminta menolak praktik itu, jawaban sekolah mengungkap posisi mereka yang sesungguhnya

Bekerja Hingga Tengah Malam, Pelajar PKL di Hotel Labuan Bajo Rentan dengan Kekerasan

Dua siswi PKL mengisahkan pengalaman diganggu saat pulang kerja malam. Satu sekolah mengakui siswanya pernah didorong ke kasur oleh staf kapal wisata. Penyelesaiannya: mediasi internal, tanpa proses hukum

Safety measures

“Kalau Tidak Setuju, Mau Cari Industri di Mana?” Sekolah Akui Dilema Soal Kondisi Pelajar PKL di Labuan Bajo

Para kepala sekolah dan koordinator PKL mengakui siswa diperlakukan seperti tenaga kerja, jam kerja sering melebihi kesepakatan, dan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung siswa sendiri — bukan industri. Namun ketika diminta menolak praktik itu, jawaban sekolah mengungkap posisi mereka yang sesungguhnya

Bekerja Hingga Tengah Malam, Pelajar PKL di Hotel Labuan Bajo Rentan dengan Kekerasan

Dua siswi PKL mengisahkan pengalaman diganggu saat pulang kerja malam. Satu sekolah mengakui siswanya pernah didorong ke kasur oleh staf kapal wisata. Penyelesaiannya: mediasi internal, tanpa proses hukum

Pelajar PKL yang ‘Dieksploitasi’ Hotel-Hotel di Labuan Bajo: ‘Kami Ini Seperti Staf, Bedanya Staf Itu Digaji’

Mereka bekerja layaknya karyawan biasa, termasuk untuk shift malam. Pihak hotel memberlakukan sistem penalti berupa tambahan jam kerja. Regulasi tidak secara spesifik melindungi mereka.