Dalam Gereja yang hierarkis dan maskulin, suara perempuan sering terpinggirkan—namun justru dari sana, Suster Rita berbicara paling dekat dengan luka yang diabaikan kekuasaan.
Keduanya diperlakukan seperti tubuh sendiri: dirawat, dijaga, dan dilindungi di tengah rasa cemas yang terus hadir karena konflik dengan korporasi Keuskupan Maumere
Mereka adalah bagian dari tulang punggung kehidupan menggereja, namun memilih menjauh karena korporasi milik keuskupan berulang kali merobohkan rumah dan merusak tanaman
Sempat ditangkap pada 2024, polisi itu disanksi tujuh hari penempatan khusus. Setelahnya, ia malah dipromosikan memimpin unit pengawasan internal. Ia lalu mengulangi perbuatannya
Pancasila mesti dibaca ulang — bukan sebagai hafalan yang diulang setiap upacara bendera, melainkan sebagai standar moral yang bisa dan harus digunakan untuk menilai apakah negara telah berjalan sesuai dengan janjinya.
Stigma terhadap pekerja perempuan kerap menutupi persoalan yang lebih besar: pelanggaran hak, kekerasan, dan dugaan praktik perdagangan orang di balik bisnis hiburan malam.
Sempat ditangkap pada 2024, polisi itu disanksi tujuh hari penempatan khusus. Setelahnya, ia malah dipromosikan memimpin unit pengawasan internal. Ia lalu mengulangi perbuatannya
Pancasila mesti dibaca ulang — bukan sebagai hafalan yang diulang setiap upacara bendera, melainkan sebagai standar moral yang bisa dan harus digunakan untuk menilai apakah negara telah berjalan sesuai dengan janjinya.
Pekerjaan seseorang tidak pernah menentukan apakah ia layak diperlakukan sebagai manusia. Eksploitasi tetaplah eksploitasi—apa pun seragam yang dikenakan korbannya.
Pancasila mesti dibaca ulang — bukan sebagai hafalan yang diulang setiap upacara bendera, melainkan sebagai standar moral yang bisa dan harus digunakan untuk menilai apakah negara telah berjalan sesuai dengan janjinya.
Pekerjaan seseorang tidak pernah menentukan apakah ia layak diperlakukan sebagai manusia. Eksploitasi tetaplah eksploitasi—apa pun seragam yang dikenakan korbannya.
Stigma terhadap pekerja perempuan kerap menutupi persoalan yang lebih besar: pelanggaran hak, kekerasan, dan dugaan praktik perdagangan orang di balik bisnis hiburan malam.