Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.
Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.
Data global mencatat 951 kekerasan terhadap jurnalis perempuan sepanjang 2024 — naik 56 persen dari tahun sebelumnya. Di Indonesia, pola yang sama terjadi, dari redaksi besar di Jakarta hingga daerah.
Dalam Gereja yang hierarkis dan maskulin, suara perempuan sering terpinggirkan—namun justru dari sana, Suster Rita berbicara paling dekat dengan luka yang diabaikan kekuasaan.
Di media sosial, ia menyapa publik dengan pesan-pesan tentang kejujuran dan keterbukaan. Di depan wartawan yang menunggunya keluar dari ruang pemeriksaan kejaksaan, ia hanya bilang: "No comment, no comment."
Ketika sebuah forum diskusi damai dianggap lebih berbahaya daripada kekuasaan yang tak terkontrol, demokrasi tidak sedang diserang dari luar — ia sedang membusuk dari dalam, tulis Otto Gusti Madung dari IFTK Ledalero.
Di media sosial, ia menyapa publik dengan pesan-pesan tentang kejujuran dan keterbukaan. Di depan wartawan yang menunggunya keluar dari ruang pemeriksaan kejaksaan, ia hanya bilang: "No comment, no comment."
Ketika sebuah forum diskusi damai dianggap lebih berbahaya daripada kekuasaan yang tak terkontrol, demokrasi tidak sedang diserang dari luar — ia sedang membusuk dari dalam, tulis Otto Gusti Madung dari IFTK Ledalero.
Pintu kampus dikunci mendadak dini hari, peserta menyebut tekanan seperti ini justu akan semakin membesarkan gerakan perlawanan terhadap rezim otoritarian.
Ketika sebuah forum diskusi damai dianggap lebih berbahaya daripada kekuasaan yang tak terkontrol, demokrasi tidak sedang diserang dari luar — ia sedang membusuk dari dalam, tulis Otto Gusti Madung dari IFTK Ledalero.
Pintu kampus dikunci mendadak dini hari, peserta menyebut tekanan seperti ini justu akan semakin membesarkan gerakan perlawanan terhadap rezim otoritarian.