Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.
Data global mencatat 951 kekerasan terhadap jurnalis perempuan sepanjang 2024 — naik 56 persen dari tahun sebelumnya. Di Indonesia, pola yang sama terjadi, dari redaksi besar di Jakarta hingga daerah.
Langkah pebisnis asal Bali itu ikut menekan penghasilan 29 keluarga pedagang kecil. Penelusuran Floresa menemukan perbedaan keterangan mengenai batas tanah yang masuk ke dalam sertifikat.
Ketika Rp30 miliar dijulang menjadi patung sementara warga Semau berburu air, yang dibangun bukan kesaksian iman, melainkan monumen bagi matinya nurani kekuasaan.
Karya yang dirintis biarawati asal Jerman pada enam dekade silam itu tetap bergerak dalam tubuh-tubuh yang dirawat, anak-anak yang belajar percaya diri, dan alumni Damian yang melangkah keluar dari panti untuk mandiri menata hidup.
Langkah pebisnis asal Bali itu ikut menekan penghasilan 29 keluarga pedagang kecil. Penelusuran Floresa menemukan perbedaan keterangan mengenai batas tanah yang masuk ke dalam sertifikat.
Ketika Rp30 miliar dijulang menjadi patung sementara warga Semau berburu air, yang dibangun bukan kesaksian iman, melainkan monumen bagi matinya nurani kekuasaan.
Warga menyebut pemerintah sudah berulang kali melakukan survei di kawasan Hutan Lindung, sementara mereka belum pernah mendapatkan penjelasan. Kekhawatiran muncul soal dampak proyek terhadap mata air di dataran tinggi yang menghidupi tujuh desa hingga Kota Larantuka.
Ketika Rp30 miliar dijulang menjadi patung sementara warga Semau berburu air, yang dibangun bukan kesaksian iman, melainkan monumen bagi matinya nurani kekuasaan.
Warga menyebut pemerintah sudah berulang kali melakukan survei di kawasan Hutan Lindung, sementara mereka belum pernah mendapatkan penjelasan. Kekhawatiran muncul soal dampak proyek terhadap mata air di dataran tinggi yang menghidupi tujuh desa hingga Kota Larantuka.
Karya yang dirintis biarawati asal Jerman pada enam dekade silam itu tetap bergerak dalam tubuh-tubuh yang dirawat, anak-anak yang belajar percaya diri, dan alumni Damian yang melangkah keluar dari panti untuk mandiri menata hidup.