Artikel-artikel yang ditulis oleh

Marselus Natar

5 Artikel

“Awas Dong Dengar,” Ilusi Harmoni dalam Rumah Tangga

Lagu “Awas Dong Dengar” tidak sedang menghakimi siapa pun. Ia hanya menunjukkan kecenderungan yang sering kita abaikan: kita lebih takut dinilai orang lain daripada kehilangan kualitas hubungan kita sendiri

Pancasila “Bukan” Rumah Kita

Artikel ini merefleksikan lagu “Pancasila Rumah Kita” dari Franky Sahilatua dan mengaitkannya dengan kondisi Indonesia kini

Demo di Pati dan Rakyat yang Berdaulat

Demokrasi hidup ketika rakyat berani bersuara, mengawasi, mengingatkan dan menolak kebijakan yang tidak berpihak pada kebaikan bersama

Agar Warga NTT Tak Lagi Diperjualbelikan

Hari Anti-Perdagangan Orang harus menjadi momentum kebangkitan moral dan nalar. Ini bukan sekadar agenda seremonial, tapi panggilan untuk peduli pada sesama kita

Peran ‘Tripusat Pendidikan’ untuk Menghentikan Kekerasan di Sekolah

Tugas mendidik anak bukan hanya urusan sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Ketiga pihak perlu berkolaborasi untuk menghasilkan generasi masa depan yang ikut melawan berbagai bentuk kekerasan

Artikel Terbaru

“Sudah Diselesaikan Secara Kekeluargaan,” Kata Dandim Flores Timur Soal Kasus Babinsa Aniaya Dua Warga yang Dituding Curi Kelapa

Ia mengklaim Babinsa tersebut akan menjalani pembinaan selama dua minggu. Ia juga membantah berita yang menyebut Babinsa tersebut meminta uang kepada korban

Insiden Kembali Terjadi saat Unjuk Rasa Memprotes Penutupan Jalan di Rote, Warga Pertanyakan Penjagaan Polisi

Bupati Rote Ndao dikritik karena makan siang dengan bos hotel mewah yang memprivatisasi pantai

Pejabat Kementerian hingga Dinas Kunjungi SD Negeri di Manggarai Barat yang Viral karena Beraktivitas di Bawah Pohon, Janji Bangun Empat Ruang Kelas 

Pembangunan fasilitas tersebut, kata kepala kepala sekolah, akan dilakukan pada bulan depan

Floresa Jadi Kandidat Penghargaan Jurnalisme Internasional One World Media Awards 2026

Bersama Forbidden Stories, Floresa masuk daftar kandidat Press Freedom Award atas investigasi geotermal di Flores yang mengungkap ancaman terhadap komunitas adat dan kebebasan pers