Jembatan lapuk, papan goyang, tanpa SOP, tanpa rambu, tanpa asuransi. Itulah kondisi yang menyambut dua turis Austria di Cunca Wulang—salah satu destinasi wisata daratan paling populer di Labuan Bajo—sebelum mereka terjatuh ke sungai berbatu dan tewas.
Negara yang memerintahkan pelarangan sebuah film tentang perampasan tanah—lalu membiarkan tentara bersenjata membubarkan warga yang hendak menontonnya—tidak sedang menyangkal kolonialisme, tapi sedang membuktikannya.
Lupa bukan lagi sekadar proses alamiah manusia, tetapi dapat menjadi proyek politik yang disengaja. Negara dapat menentukan apa yang boleh diingat dan apa yang harus dilupakan.
Rahmawan Bradino Yohanes menyebut persoalan ini murni wanprestasi perusahaan yang tidak menyelesaikan kewajiban pembayaran — kuasa hukumnya mempertanyakan dasar hukum penetapan tersangka