Artikel-artikel yang ditulis oleh

Anno Susabun

108 Artikel

Jelang Putusan Perkara dengan Gereja Katolik, Warga Nangahale Berdoa Mohon Keadilan

Tiga warga menghadapi putusan banding pada 24 September 2026 setelah sebelumnya lepas dari jeratan hukum. Mereka dilaporkan imam petinggi korporasi milik Gereja Katolik terkait tudingan penyerobotan lahan yang terjadi 12 tahun silam.

Nalar Camat Atadei dan Watak Represif Aparat dalam Polemik Geotermal 

Cara kerja negara lewat pejabat dan aparat di Flores-Lembata kerap menonjolkan dalih keamanan dan ketertiban semu, alih-alih membuka ruang demokrasi yang adil.

Tragedi Sumba: Dua Warga Tewas Ditembak Polisi dalam Sehari

Korban kedua tewas di area Polres Sumba Barat saat menyaksikan aksi protes keluarga korban pertama.

BBKSDA NTT: Wisata Poco Likang Belum Sesuai Zonasi

Ratusan orang sudah mendaki dan kekhawatiran soal daerah resapan air sudah disuarakan, tapi BBKSDA baru akan mengkaji dampak lingkungan setelah urusan administrasi zonasi selesai.

Tebar Janji Perusahaan Tambang di Reok, Pernyataan Persetujuan Warga Sudah Disiapkan, Nihil Penjelasan Dampak Buruk

Sosialisasi publik pertama itu dikawal aparat TNI, perwakilan perusahaan merupakan warga Reok yang mengklaim bersedia menjadi “kaki tangan” karena kasihan dengan kondisi masyarakat.

Artikel Terbaru

Pebisnis Privatisasi Pantai di Labuan Bajo: Labrak Aturan, Pemerintah Gamang

Langkah pebisnis asal Bali itu ikut menekan penghasilan 29 keluarga pedagang kecil. Penelusuran Floresa menemukan perbedaan keterangan mengenai batas tanah yang masuk ke dalam sertifikat.

Yesus Mati di Semau

Ketika Rp30 miliar dijulang menjadi patung sementara warga Semau berburu air, yang dibangun bukan kesaksian iman, melainkan monumen bagi matinya nurani kekuasaan.

PLN Siapkan Proyek Geotermal Oka Ile Ange di Tengah Gelombang Penolakan yang Meluas di Flores

Warga menyebut pemerintah sudah berulang kali melakukan survei di kawasan Hutan Lindung, sementara mereka belum pernah mendapatkan penjelasan. Kekhawatiran muncul soal dampak proyek terhadap mata air di dataran tinggi yang menghidupi tujuh desa hingga Kota Larantuka.

Warisan Sr. Virgula Schmitt, SSpS Terus Hidup di Tanah Flores

Karya yang dirintis biarawati asal Jerman pada enam dekade silam itu tetap bergerak dalam tubuh-tubuh yang dirawat, anak-anak yang belajar percaya diri, dan alumni Damian yang melangkah keluar dari panti untuk mandiri menata hidup.