Artikel-artikel yang ditulis oleh

Maria Margaretha Holo

101 Artikel

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Siswi di Sikka, Polisi Libatkan Dua Tersangka di Tiga TKP

Para tersangka memeragakan lebih dari 50 adegan

Terus ‘Bertaruh Nyawa’ Menyeberangi Kali, Warga Pedalaman Sikka Minta Pemerintah Bangun Jembatan Permanen  

Kepala desa mengaku berkali-kali mengusulkan jembatan itu, namun pemerintah selalu beralasan kekurangan anggaran

Pesan Singkat dari dalam Pub yang Menggerakkan Suster Ika Menyelamatkan Korban Eksploitasi

Biarawati Katolik ini mengisahkan perjalanannya menangani belasan perempuan di tempat hiburan malam di Maumere, hingga memantik keterlibatan Gubernur Jawa Barat

Aksi Seribu Lilin di Sikka Desak Polisi Profesional dan Transparan Usut Kematian Remaja yang Dibunuh Usai Melawan Pemerkosaan

Keluarga korban yang berusia 14 tahun menduga masih ada pelaku lain yang belum ditangkap

Belasan Rumah Warga Ambruk karena Angin Kencang, BPBD Sikka Janji Salurkan Bantuan

Saat ini, warga terdampak mengungsi di rumah tetangga

Artikel Terbaru

Di Depan Patung Bunda Maria

Nai berdiri di ceperan tembok penahan jalan. Angin siang mengibas rambutnya, tipis dan lelah. Di bawah, kendaraan lalu-lalang tanpa peduli. Ia menatap kosong, seperti sedang menimbang sesuatu yang tak terlihat. “Yesus Kristus... bantu, bantu...!!!” teriak Tanta Meri dari kejauhan. Teriakan itu menunda kematian Nai siang itu. Ia tetap...

Bawa Jeriken Kosong ke Kantor DPRD dan Bupati Manggarai, Ibu-Ibu Tuntut Perbaikan Proyek Air Minum

Sambil membunyikan jeriken kosong saat unjuk rasa di Ruteng, para ibu dari Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat mengeluh karena kesulitan akses air bersih

Pemulangan Jenazah PMI Asal Malaka Lamban karena Kendala Biaya, Cermin “Lemahnya Tanggung Jawab Negara”

Data BP3MI mencatat 127 PMI asal NTT meninggal pada 2025 dan 44 kasus hingga April 2026, mayoritas nonprosedural, dengan pemulangan jenazah kerap terkendala biaya

Dijebak dengan Potongan Ikan dan Pipa Paralon, Modus Sindikat Internasional Perdagangan Komodo di Manggarai Timur

Sejak Januari 2025 hingga Februari 2026, 20 ekor komodo diperdagangkan