“Saya butuh kepastian lanjutan dari proses hukum ini agar saya bisa atur anak untuk kembali bersekolah lagi,” kata ibu korban, menyesalkan kepolisian yang tak memberi kabar perkembangan perkara.
Bernada rasis, pernyataan pejabat tersebut merupakan bagian dari praktik pembungkaman aspirasi publik, hal yang seharusnya dilindungi dalam negara demokrasi