Artikel-artikel yang ditulis oleh

Dominiko Djaga

87 Artikel

Ketua APTIK di Konferensi Republik: Intelektual Tanpa Keberanian Moral Mengkhianati Panggilan Sejarah

Johanes Eka Priyatma menggugat kaum intelektual yang sibuk mengejar pengakuan akademik tetapi kehilangan kepekaan terhadap penderitaan rakyat. Kampus, tegasnya, harus menjadi rumah keberanian moral, bukan sekadar pabrik gelar.

Sejarah Siapa yang Diakui di Nangahale?

Bagi masyarakat yang menghidupi hubungan dengan leluhur melalui tanah dan ruang sakral, kehilangan bukan hanya berarti tidak lagi memiliki tempat tinggal atau lahan untuk menanam. Ia juga dapat berarti terputusnya hubungan dengan bagian-bagian kehidupan yang memberi makna pada keberadaan mereka.

Jejak Kerja Sama yang Dihapus dan Asa Keuskupan Maumere Gaet Investor ke Nangahale

Floresa.co - Sebuah berita yang pernah dipublikasi di situs resmi RCA Carbon, perusahaan pengembang proyek kredit karbon, mengumumkan kerja sama dengan PT Krisrama untuk proyek...

Camat di Lembata Memantik Ketegangan Baru dalam Polemik Geotermal Atadei

Camat itu mengeluarkan surat yang membatasi warga menyatakan sikap, langkah yang dicap warga sebagai bentuk kesewenang-wenangan dan taktik meloloskan proyek.

Respons Konflik Lahan Warga dan TNI AD di Tonggurambang, Komnas HAM Bakal Minta Hentikan Sementara Pembangunan Markas Militer

Komnas HAM berjanji mengumpulkan data hingga turun ke lapangan untuk memfasilitasi mediasi

Artikel Terbaru

Koperasi Merah Putih, Militer, dan Masyarakat Sipil

Koperasi tidak menjadi milik rakyat hanya karena dibentuk atas nama rakyat. Negara boleh memfasilitasi, militer boleh membantu, tetapi kedaulatan anggota tidak boleh diambil alih.

Dari Maumere, Konferensi Republik Menagih Negara yang Hadir bagi Warga

Sembilan tuntutan menyoroti layanan publik, demokrasi, ruang hidup, dan perlindungan korban. Para peserta juga berjanji mengawasi anggaran dan mengoreksi lembaga sendiri.

Ketua APTIK di Konferensi Republik: Intelektual Tanpa Keberanian Moral Mengkhianati Panggilan Sejarah

Johanes Eka Priyatma menggugat kaum intelektual yang sibuk mengejar pengakuan akademik tetapi kehilangan kepekaan terhadap penderitaan rakyat. Kampus, tegasnya, harus menjadi rumah keberanian moral, bukan sekadar pabrik gelar.

Penipuan Wisatawan Mengancam Pariwisata Labuan Bajo, Bagaimana Menutup Celahnya?

Floresa.co - Bagi Koko Ama, pemandu wisata di Labuan Bajo, meyakinkan calon tamu bukan hanya soal menawarkan paket perjalanan. Menurut Koko, kasus penipuan membuat wisatawan mempertanyakan legalitas transaksi. Untuk mendapatkan kepercayaan calon tamu, pelaku usaha pun harus mengirimkan dokumen pribadi dan perusahaan. “Pelaku usaha yang bertanggung jawab sering kali...