Artikel-artikel yang ditulis oleh

Dominiko Djaga

72 Artikel

Stigma Lebih Kuat dari Fakta: Kasus Guru TK di Sikka dan Kerentanan Ganda Guru Honorer

Guru itu dipecat karena rumor ia mengidap HIV, namun kasusnya mengungkap kerentanan yang lebih dalam: penghasilan tidak layak, ketidakpastian kerja dan sistem yang tidak memberi perlindungan

Beragam Taktik Pemerintah dan PT PLN demi Loloskan Proyek Geotermal di Lembata; Manipulasi Pernyataan Warga hingga Catut Nama Tokoh Gereja

Upaya itu adalah bagian dari rangkaian yang terjadi sejak 2024, saat aktivitas proyek ini kian gencar

Dituding Terjangkit HIV, Diberhentikan Tanpa Pemberitahuan Resmi; Guru TK Negeri di Sikka Memperjuangkan Nasibnya

Namanya diam-diam dihapus dari Dapodik, padahal pemeriksaan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan tidak pernah membenarkan tudingan itu 

Uskup Larantuka Temui Warga Lingkar Proyek Geotermal di Lembata Usai Ramainya Pencatutan Nama Rohaniwan oleh Pemda dan PT PLN

Mgr. Yohanes Hans Monteiro yang baru ditahbiskan pada 11 Februari kembali menegaskan sikap Gereja menolak geotermal

Artikel Terbaru

Paskah dan Kungkungan Algoritma Digital

Paskah mengundang kita untuk bangkit dari kurungan algoritma digital dan merebut kembali ruang media sosial sebagai ruang iman yang bermartabat

Menafsir Pesan Surat Gembala Prapaskah-Paskah Uskup Labuan Bajo

Ketika Uskup Maksimus Regus menyatakan bahwa "pariwisata boleh berkembang, tetapi ciptaan tidak boleh rusak," ia kiranya sedang meletakkan syarat moral yang tidak bisa ditawar: pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan integritas ekologis yang menjadi fondasi kehidupan bersama

Paskah dan Pemulihan Martabat Manusia

Paskah bukan sekadar perayaan iman, tetapi peristiwa keselamatan yang menghadirkan terang di tengah kegelapan, harapan di tengah keputusasaan dan pemulihan bagi martabat manusia yang terluka

Nyaris Tenggelam dalam Diam: Kronologi Buron Kasus Pemerkosaan di Flores Timur yang Sempat Berseragam Tentara

Andai tak menjadi atensi luas, bisa jadi Aloysius Dalo Odjan tetap jadi anggota militer dan korban dibiarkan