Artikel-artikel yang ditulis oleh

Tim Floresa

5975 Artikel

Bidik Omzet Jumbo, NTT Mart Masih Sepi Pembeli

Dengan ambisi menjadi etalase besar produk lokal NTT, target transaksi NTT Mart hingga ratusan miliar rupiah per bulan yang dicanangkan pemerintah provinsi berjarak jauh dari kenyataan di lapangan

Hari Kebebasan Pers, Media Alternatif Masih Ditekan: Dari Stigmatisasi hingga Pembungkaman Negara

Koalisi Media Alternatif (KOMA) menilai ruang kerja media kecil yang kritis kian disempitkan lewat sensor digital, intimidasi, dan teror fisik

Konflik Lahan KDMP di Manggarai Timur: Kades Mengamuk, Kepala SD Sebut Ada Upaya Klaim Sepihak Lahan Sekolah

Pada 2023, kepala desa meneken surat penyerahan sepihak lahan sekolah untuk pembangunan fasilitas kesehatan

Sesat Pikir Polres Flores Timur soal “Saksi Meringankan” dalam Kasus Pemerkosaan Anak

Penegakan hukum hanya bermakna jika aparat berpijak pada perlindungan korban, bukan kompromi sosial yang membuka jalan bagi impunitas.

Ekspansi Proyek Penjajahan dalam Dokumenter “Pesta Babi,” Membaca Pola Serupa di Flores

Dari Ruteng, warga memaknai dokumenter tentang Papua ini sebagai kerangka untuk menyelami praktik yang sedang bergerak di Flores: proyek besar, stigma, kriminalisasi, dan pendekatan keamanan yang kerap lebih cepat datang daripada dialog.

Artikel Terbaru

Dua Sutradara “Pesta Babi” Akan Hadir dalam Nobar dan Diskusi di Aula Gereja Katolik di Labuan Bajo

Narasumber lain dalam acara ini adalah biarawati Katolik dan perwakilan masyarakat adat

Pembongkaran Rumah Lansia di Kupang Picu Protes Warga Eks Tim-Tim, Janji Ganti Rugi Dipertanyakan

Konflik ini memperlihatkan ketidakpastian berkepanjangan yang dihadapi warga yang telah puluhan tahun menetap tanpa kejelasan hak atas tanah

Siswa SD Tenggelam di Danau Rana Mese Ditemukan pada Hari Ketiga Pencarian

Jenazahnya ditemukan pada pukul 13.30 Wita dalam kondisi masih utuh

Komunitas Transpuan di Sikka Perkuat Kapasitas, Dorong Pembentukan Perda Ramah HAM

Mereka menggelar workshop SOGIESC dan literasi hukum sebagai strategi melawan stigma, diskriminasi, dan keterbatasan akses keadilan bagi kelompok ragam gender