Artikel-artikel yang ditulis oleh

Patrisius Eduardus Kurniawan Jenila

10 Artikel

Gereja dan Tantangan Reforma Agraria di Flores

Dapatkah Gereja Katolik menjadi garda depan dalam mendorong pelaksanaan reforma agraria, dan lebih jauh lagi, menginisiasinya dari dalam?

Persoalan Agraria yang Menjerat Perempuan NTT

Ancaman terhadap perempuan di NTT hari ini tidak lagi sebatas pada struktur patriarki, tetapi pada ekspansi kapital yang secara sistematis mengepung dan menguasai ruang hidup mereka

Pelajaran dari Banjir Bali untuk Labuan Bajo

Fenomena yang terjadi di Bali memberi sinyal tentang bahaya serupa yang akan terjadi di Labuan Bajo, destinasi wisata yang pada 2016 dimasukkan ke dalam daftar “10 Bali baru”

Kritik terhadap Kebijakan Publik, Mengapa Penting?

Jika pada rezim Orde Baru kritik distigma sebagai komunis, pada masa kini kritik sama artinya menolak pembangunan

Proyek Geotermal di Flores: Mengentaskan atau Mereproduksi Kemiskinan?

Narasi-narasi kapitalistik yang mereduksi makna tanah hanya dari segi ekonomi melanggengkan praktek perampasan yang disokong kekuasaan lewat ketentuan legal-formal

Artikel Terbaru

“Pesta Babi” dan Paulo Freire

Dalam konteks pemikiran Freire, intimidasi yang mewarnai pemutaran dokumenter ini menunjukkan bahwa kekuasaan yang represif tidak takut pada filmnya, tapi pada kesadaran yang lahir setelahnya.

Rektor IFTK Ledalero: Pelarangan “Pesta Babi” Tanda Rezim Otoritarian, Tidak Beradab

Seharusnya pemerintah membangun narasi tandingan atau membuat film baru jika tidak sepakat dengan film yang dibuat masyarakat sipil, ujar guru besar filsafat tersebut.

Ketua PMKRI Ende Menghadapi Upaya “Pembungkaman” oleh Istri Bupati

Ia dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pengancaman anak di bawah umur saat unjuk rasa menolak penggusuran lapak warga.

Tiga Terdakwa Korupsi Irigasi di Manggarai Barat Divonis Satu Tahun Penjara

Kerugian negara mencapai Rp460 juta akibat pengurangan volume dan mutu pekerjaan