Ancaman terhadap perempuan di NTT hari ini tidak lagi sebatas pada struktur patriarki, tetapi pada ekspansi kapital yang secara sistematis mengepung dan menguasai ruang hidup mereka
Fenomena yang terjadi di Bali memberi sinyal tentang bahaya serupa yang akan terjadi di Labuan Bajo, destinasi wisata yang pada 2016 dimasukkan ke dalam daftar “10 Bali baru”
Narasi-narasi kapitalistik yang mereduksi makna tanah hanya dari segi ekonomi melanggengkan praktek perampasan yang disokong kekuasaan lewat ketentuan legal-formal
Nai berdiri di ceperan tembok penahan jalan. Angin siang mengibas rambutnya, tipis dan lelah. Di bawah, kendaraan lalu-lalang tanpa peduli. Ia menatap kosong, seperti sedang menimbang sesuatu yang tak terlihat.
“Yesus Kristus... bantu, bantu...!!!” teriak Tanta Meri dari kejauhan. Teriakan itu menunda kematian Nai siang itu. Ia tetap...
Sambil membunyikan jeriken kosong saat unjuk rasa di Ruteng, para ibu dari Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat mengeluh karena kesulitan akses air bersih
Data BP3MI mencatat 127 PMI asal NTT meninggal pada 2025 dan 44 kasus hingga April 2026, mayoritas nonprosedural, dengan pemulangan jenazah kerap terkendala biaya