Artikel-artikel yang ditulis oleh

Herry Kabut

112 Artikel

Rekam Pengalaman Personal, Kaum Muda di Manggarai Barat Kampanyekan Pangan Lokal Lewat Buku

Buku tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar kolektif yang memperkuat suara orang muda dalam membicarakan sistem pangan

Polres Ende Pecat Dua Anggota yang Terlibat Kasus Hubungan Sesama Jenis dan Penganiayaan

“​Kejadian ini harus menjadi pengingat agar setiap personel menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Kapolres

“Saya Selalu di Sisi Korban,” Klaim Istri Gubernur NTT Soal Kasus Pemerkosaan oleh Anggota DPRD dari Partai Golkar

“Saya tidak peduli apakah terduga pelaku dari Partai Golkar atau dari partai dan lembaga manapun,” kata Asti Laka Lena

Kami Butuh Dukungan, Tapi Tak Menerima Pemberian Narasumber

Kami tentu butuh uang, tapi kami berupaya menjaga agar upaya mendapatnya tidak serentak membuat kami mempertaruhkan integritas dan independensi

Polisi di TTS Tahan Tersangka dalam Dua Kasus Pemerkosaan Anak

Dua korban berusia 16 dan 15 tahun. Salah satu kasus terjadi tahun lalu namun tersangka mangkir dari tiga kali pemanggilan polisi

Artikel Terbaru

Siswa SD Tewas Tenggelam di Danau Rana Mese, Siapa Bertanggung Jawab atas Keselamatan Pengunjung?

BBKSDA NTT mengklaim telah memasang papan larangan mandi dan berenang, terutama kepada anak-anak dan remaja

Audiensi Serentak di Rote dan Kupang: Jaksa Didebat soal Dasar Kasasi atas Vonis Bebas Erasmus Frans Mandato

Kasasi jaksa atas vonis bebas Erasmus dipertanyakan, setelah perdebatan terbuka justru menegaskan bahwa hukum menyebut “pemeriksaan terdakwa”—bukan sekadar pelimpahan berkas—sebagai batas yang tak bisa ditafsirkan semaunya.

Polisi Tahan Pelaku Wisata di Labuan Bajo yang Tipu Turis Malaysia dan Singapura

Rombongan wisatawan sempat diantar ke hotel yang tidak sesuai kesepakatan, kapal belum dibayar. Ini kasus ketiga tahun ini

Seruan dari Labuan Bajo Usai Nobar “Pesta Babi”: Vatikan Ambil Sikap atas Krisis Papua

Di tengah friksi yang kasat mata dalam cara uskup di Papua merespons masalah kemanusiaan dan memicu kebingungan, muncul desakan konkret: saatnya Gereja universal berhenti diam, harus mengambil sikap.