Artikel-artikel yang ditulis oleh

Herry Kabut

112 Artikel

Rekam Pengalaman Personal, Kaum Muda di Manggarai Barat Kampanyekan Pangan Lokal Lewat Buku

Buku tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar kolektif yang memperkuat suara orang muda dalam membicarakan sistem pangan

Polres Ende Pecat Dua Anggota yang Terlibat Kasus Hubungan Sesama Jenis dan Penganiayaan

“​Kejadian ini harus menjadi pengingat agar setiap personel menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Kapolres

“Saya Selalu di Sisi Korban,” Klaim Istri Gubernur NTT Soal Kasus Pemerkosaan oleh Anggota DPRD dari Partai Golkar

“Saya tidak peduli apakah terduga pelaku dari Partai Golkar atau dari partai dan lembaga manapun,” kata Asti Laka Lena

Kami Butuh Dukungan, Tapi Tak Menerima Pemberian Narasumber

Kami tentu butuh uang, tapi kami berupaya menjaga agar upaya mendapatnya tidak serentak membuat kami mempertaruhkan integritas dan independensi

Polisi di TTS Tahan Tersangka dalam Dua Kasus Pemerkosaan Anak

Dua korban berusia 16 dan 15 tahun. Salah satu kasus terjadi tahun lalu namun tersangka mangkir dari tiga kali pemanggilan polisi

Artikel Terbaru

Tragedi Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah di Manggarai Timur, Pemerintah Janji Perhatikan Pemulihan Psikologis Keluarga

Korban adalah perawat yang sedang menghadapi tekanan keluarga berat; anaknya yang berusia tujuh tahun sudah lama tidak bersekolah sejak dibawa sang ayah kembali ke kampung

Pastor Venansius Nahak, SVD: Suara Kenabian Justru Lahir dari Mereka yang Hidup di Pinggir

Di Maumere, kelompok transpuan mengambil peran pastoral yang diabaikan institusi. Bagi Pastor Venansius Nahak, itu bukan kebetulan — melainkan logika Injil yang bekerja dari tempat yang tak terduga.

Antara Iman dan Identitas: Pergulatan Transpuan Katolik di Maumere

Bagi mereka, gereja bukan sekadar tempat ibadah, melainkan ruang negosiasi yang dinamis antara iman dan identitas—sebuah perjalanan mencari penerimaan di tengah batas-batas dogma dan tradisi.

Minta Kekuatan Tuhan, Cara Umat Katolik di Flores Melawan Ekspansi Markas Militer

Di sebuah gereja yang berdiri tak jauh dari lokasi pembangunan batalyon, umat menolak militerisasi, kolonialisme, dan perampasan tanah.