Artikel-artikel yang ditulis oleh

Herry Kabut

115 Artikel

Sebelum Fajar, Warga Elar di Manggarai Timur Berburu Air dari Sumur Dangkal

Dari memikul jeriken sejak subuh hingga menyewa motor Rp10 ribu per jeriken, warga Desa Sisir bertahun-tahun berjuang memperoleh air. Pemerintah daerah menjanjikan pembangunan fasilitas air minum tahun ini.

Warga Mataloko Pertanyakan Klaim PLN soal Manfaat Jalan Hotmiks di Tengah Lahan Pertanian yang Mengering

“Petani tidak hanya membutuhkan jalan untuk membawa hasil panen ke pasar. Mereka membutuhkan tanah yang tetap produktif, air yang cukup, lingkungan yang aman, dan kepastian bahwa mereka masih dapat bertani hari ini maupun di masa depan,” kata warga.

Mantan Menteri ESDM Sebut Geotermal Energi Paling Halal, Kritik Cara Pengembang Jalankan Proyek

Di Forum Geotermal Flores-Lembata, Sudirman Said menempatkan panas bumi sebagai energi bersih yang potensial, tetapi mengingatkan bahwa proyek dapat kehilangan legitimasi ketika warga tidak diperlakukan sebagai subjek.

Rekam Pengalaman Personal, Kaum Muda di Manggarai Barat Kampanyekan Pangan Lokal Lewat Buku

Buku tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar kolektif yang memperkuat suara orang muda dalam membicarakan sistem pangan

Polres Ende Pecat Dua Anggota yang Terlibat Kasus Hubungan Sesama Jenis dan Penganiayaan

“​Kejadian ini harus menjadi pengingat agar setiap personel menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Kapolres

Artikel Terbaru

Rumah Aman di Tanah Gempa: Menjembatani Modernisasi dan Kearifan Lokal Flores

Ketika bangunan berat tanpa standar menggantikan pengetahuan yang teruji oleh lingkungan, kemajuan justru dapat memperbesar risiko. Rekonstruksi harus menyatukan ilmu teknik, kecakapan setempat, dan tata kelola bahan yang berkelanjutan.

Konflik Agraria Nangahale dan Ujian Moral Gereja

Di Nangahale, Gereja tidak cukup menyerukan dialog. Ia harus menghentikan penggunaan kuasa rohani dan hukum untuk menekan umat, membuka asal-usul tanah secara jujur, dan bersedia diperiksa.

Payung Hitam yang Tertinggal

Sebuah payung hitam menyimpan jejak malam ketika kepercayaan direnggut—dan perjalanan seorang perempuan merebut kembali suara serta hidupnya.

Dari Panggung Teater, Pelajar SMA di Manggarai Barat Menantang Janji Pembangunan yang Mengancam Ruang Hidup

Lewat “Tragedi Tanah Kita”, pelajar SMAN 2 Komodo menghidupkan kembali kecemasan warga terhadap tambang dan proyek geotermal: siapa menikmati pembangunan, dan siapa menanggung kehilangan tanah, air, serta budaya?