Langkah konkret sangat dibutuhkan sebagai evaluasi terhadap proyek-proyek besar di Labuan Bajo yang berpotensi merusak lingkungan, penegakan aturan lingkungan secara tegas, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam seluruh proses pembangunan
Sosialisasi publik pertama itu dikawal aparat TNI, perwakilan perusahaan merupakan warga Reok yang mengklaim bersedia menjadi “kaki tangan” karena kasihan dengan kondisi masyarakat.
NTT punya ribuan ruang kelas rusak, sementara pemerintah pusat justru memangkas anggaran yang seharusnya bisa dialokasikan untuk membenahi infrastruktur pendidikan