Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.
Melihat kontras antara reaksi umat Katolik di Flores atas penunjukkan Uskup Budi Kleden sebagai anggota dikasteri di Vatikan dengan respons atas pernyataannya yang mengkritik militerisasi, artikel ini mengajukan pertanyaan: apakah kita hanya bangga memiliki uskup yang dihormati di Roma, ataukah kita juga siap berdiri bersama uskup ketika ia menyuarakan kebenaran yang mungkin tidak popular?
Floresa.co – Sebuah poster berwarna biru belakangan viral di media sosial dengan tulisan tebal: Pergub NTT No. 3 Tahun 2025.
Isinya sederhana, tapi memicu kegemparan publik — kendaraan yang menunggak pajak atau memakai pelat luar daerah dilarang mengisi pertalite dan solar subsidi di wilayah NTT.
Peraturan bertajuk Pemberian...