Beberapa SMP di Kecamatan Satarmese Utus Peserta Didik untuk Turnamen Sepak Bola Piala Menpora di Kupang 

Ini merupakan terobosan baru dalam mengembangkan bakat dan potensi peserta didik, kata kepala sekolah

Sejumlah peserta didik di beberapa SMP di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai mengikuti turnamen sepak bola untuk merebut Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Berlangsung di Stadion Oepoi, Kota Kupang, perhelatan Piala Menpora Under 15 Regional NTT itu digelar pada 26-31 Agustus.

Para peserta didik yang berjumlah 18 orang itu tergabung dalam Tim Sinar Ulumbu. Mereka menjadi satu-satunya tim yang mewakili Kabupaten Manggarai dalam perhelatan turnamen tersebut.

Para pemain berasal dari beberapa sekolah di Kecamatan Satarmese, yaitu SMPN 14 (empat orang); SMPN 12 (empat orang); SMPN 1 (tiga orang); dan SMPK Sinar Ponggeok (tiga orang).

SMPN 3 mengutus dua orang, sisanya berasal dari SMPN 17 dan SMPN 20.

Manajer Sinar Ulumbu, Maksimus Edon berkata, keikutsertaan timnya dalam Piala Menpora merupakan langkah lanjutan dari turnamen minisoccer yang diselenggarakan di Desa Paka pada 11-13 Agustus.

Turnamen itu merupakan bagian dari Festival Seni dan Olahraga oleh  Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sinar Ulumbu yang mencakup 12 kepala SMP di Kecamatan Satarmese. 

Maksimus berkata, keikutsertaan timnya merupakan terobosan baru para kepala sekolah untuk mengembangkan bakat dan potensi para peserta didik, terutama di bidang sepak bola. 

Keberhasilan penyelenggaraan turnamen minisoccer, kata dia, mendorong beberapa kepala sekolah mendiskusikan pentingnya memberikan ruang yang lebih luas kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi.

Ia mengaku para kepala sekolah mendapat informasi tentang perhelatan Piala Menpora pada 11 Agustus. Turnamen tersebut hanya akan diikuti oleh 16 tim. 

“Dengan informasi tersebut, panitia menyeleksi dan memilih para pemain,” kata Maksimus yang juga Kepala SMPN 14 Satarmese. 

“Setelah seleksi pemain, masing-masing kepala sekolah berkoordinasi dengan  orang tua siswa untuk meminta izin dan dukungan terhadap anak-anak mereka,” kata Marsianus Ngera, Ketua MKKS Sinar Ulumbu.

Ia berkata, sebagian besar orang tua siswa mengizinkan dan mendukung anak mereka, termasuk rela menanggung biaya kebutuhan selama turnamen, terutama untuk makan, transportasi dan penginapan. 

Untuk beberapa orang tua yang tidak sanggup membiayai kebutuhan anaknya, kata dia, dibantu oleh para kepala sekolah. 

“Saya memang mengharapkan para kepala sekolah yang siswanya terpilih untuk sedapat mungkin membantu dan mendorong anak-anak agar mereka bisa menyalurkan minat dan bakat bermain bola kakinya di level yang lebih tinggi,” kata Marsianus yang juga Kepala SMPN 12 Satarmese. 

“Ini momen langka dan tidak semua siswa bisa ikut,” tambahnya. 

Maksimus Edon berkata, kepastian keikutsertaan tim Sinar Ulumbu terjadi pada detik-detik terakhir pendaftaran, yaitu pada 14 Agustus. 

Kepastian itu, kata dia, didapat setelah Marsianus Ngera mengundang para kepala sekolah dan orang tua para pemain membicarakan izin dan dukungan mereka serta dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai. 

Selama turnamen, kata Marsianus, para pemain didampingi empat orang guru yang merupakan bagian dari struktur tim Sinar Ulumbu.

Editor: Herry Kabut

Artikel ini terbit di halaman khusus KoLiterAksi. Jika Anda adalah pelajar, mahasiswa, guru, dosen, pemerhati pendidikan ataupun masyarakat umum dan tertarik menulis di sini, silahkan kirimi kami artikel. Ketentuannya bisa dicek dengan klik di sini!

Silahkan gabung juga di Grup WhatsApp KoLiterAksi, tempat kami berbagi informasi-informasi terbaru. Kawan-kawan bisa langsung klik di sini.

Artikel Terbaru

Banyak Dibaca

Baca Juga Artikel Lainnya