Mahasiswa Unwira Kupang Gelar Konser di Tiga Kota untuk Galang Dana Pengembangan Pendidikan

Konser ini bertujuan untuk menyapa masyarakat dengan pesan-pesan kemanusiaan dan religius, kata ketua panitia

Mahasiswa Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang bakal menggelar konser musik di tiga kota di Pulau Timor untuk menggalang dana pengembangan pendidikan calon imam.

Konser bertajuk “Calpestando La Terra-Sostenendo IL Cielo” atau Memijak Bumi- Menjunjung Langit itu diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Filsafat unit Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang.

Konser bakal digelar di Kupang, Atambua dan Kefa. 

Di Kupang, konser akan berlangsung di Aula El Tari pada 18 Oktober yang dimulai pukul 19.00 Wita. 

Konser akan dilanjutkan di Atambua pada 26 Oktober dan di Kefa pada 7 November. 

Romo Anton Kapitan yang menjadi ketua panitia berkata konser ini akan dimeriahkan oleh Paduan Suara Pilgrim Voice dengan anggota 43 orang.

Paduan suara itu akan diiringi oleh orkestra St. Mikhael yang dimainkan oleh 14 orang. 

Pilgrim Voice akan tampil dalam tiga sesi yaitu sesi lagu-lagu klasik, sesi lagu-lagu mancanegara, dan sesi lagu-lagu nasional dan etnik,” katanya dalam keterangan yang diperoleh Floresa pada 17 Oktober.

Ia menjelaskan konser ini juga akan menampilkan Ansambel Musik St. Mikhael dengan personil para frater.

Tujuan utama konser ini, kata dia, untuk menggalang dana bagi pengembangan pendidikan calon Imam di Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang. 

Selain itu, tujuan lainnya “menyapa masyarakat dengan pesan-pesan kemanusiaan dan religius lewat sarana musik.” 

“Melalui konser ini, Fakultas Filsafat dan Seminari Tinggi St. Mikhael semakin dikenal dan dicintai masyarakat,” katanya. 

Anton berkata, konser ini juga untuk menghibur masyarakat di daratan Timor sekaligus menumbuhkan apresiasi atas musik. 

“Konser musik ini bertema filosofis dan mengandung pesan agar kita senantiasa bijaksana dalam mengelola bumi sebagai ibu kehidupan. Dengan cara demikian, kita menjunjung tinggi Tuhan sebagai Pencipta,” katanya.

“Semoga konser ini membawa sukacita bagi semua orang,” tambah Anton. 

Editor: Herry Kabut

Artikel ini terbit di halaman khusus KoLiterAksi. Jika Anda adalah pelajar, mahasiswa, guru, dosen, pemerhati pendidikan ataupun masyarakat umum dan tertarik menulis di sini, silahkan kirimi kami artikel. Ketentuannya bisa dicek dengan klik di sini!

Silahkan gabung juga di Grup WhatsApp KoLiterAksi, tempat kami berbagi informasi-informasi terbaru. Kawan-kawan bisa langsung klik di sini.

Artikel Terbaru

Banyak Dibaca

Baca Juga Artikel Lainnya