Ruteng, Floresa.co - Beberapa hari terakhir ini, kabar tak sedap datang dari SMP Negeri 5 Cibal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai- Flores, NTT.
Pasalnya, seorang guru di...
Ruteng,Floresa.co - Seorang guru di SMP Negeri 5 Cibal di Kabupaten Manggarai - Flores, berinisial WNU tega melakukan perbuatan tak terpuji terhadap muridnya sendiri. Tak...
Ruteng, Floresa.co - Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang berdomisili di Kabupaten Manggarai -Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendirikan koperasi konsumen, Sabtu, 11...
Floresa.co- Menyebut Torong Besi tentu tak asing lagi di telinga kebanyakan orang jika Anda menapakan kaki di daerah Manggarai-Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ini adalah salah...
Ruteng, Floresa.co - Memasuki masa puasa umat muslim, Perum Bulog Subdivre Ruteng menggelar operasi pasar murah di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur (Matim).
Harga beras yang...
Kearifan lokal yang terkandung dalam budaya, ekonomi dan ekologi mesti dilestarikan demi menjaga keutuhan dan merawat martabat manusia, kata pastor paroki.
ARMA 2026 bukan hanya pengakuan atas kerja redaksi, tetapi juga pengingat bahwa suara warga Tonggurambang harus terus dibawa ke ruang publik. Dari pengalaman mereka, kami belajar bahwa mengabaikan isu ruang hidup warga adalah kegagalan besar jurnalisme.
Di pinggir Jalan Trans Flores, warga yang rumahnya diratakan perusahaan milik Gereja menyalakan pelita dan berdoa Rosario. Dari rumah-rumah bambu tanpa listrik, mereka menagih kasih yang terus dikhotbahkan, tetapi absen ketika tanah mereka diperebutkan, martabat mereka diinjak, dan hidup mereka diseret ke meja hijau.