Artikel-artikel yang ditulis oleh

Ardy Abba

411 Artikel

Guru Hamili Muridnya, Ini Tanggapan Dinas PPO Manggarai

Ruteng, Floresa.co - Beberapa hari terakhir ini, kabar tak sedap datang dari SMP Negeri 5 Cibal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai- Flores, NTT. Pasalnya, seorang guru di...

Seorang Guru SMP di Manggarai Hamili Muridnya

Ruteng,Floresa.co - Seorang guru di SMP Negeri 5 Cibal di Kabupaten Manggarai - Flores, berinisial WNU tega melakukan perbuatan tak terpuji terhadap muridnya sendiri. Tak...

Alumni PMKRI di Manggarai Dirikan Koperasi Konsumen

Ruteng, Floresa.co - Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang berdomisili di Kabupaten Manggarai -Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendirikan koperasi konsumen, Sabtu, 11...

Yuk, Jalan-Jalan ke Torong Besi di Reo

Floresa.co- Menyebut Torong Besi tentu tak asing lagi di telinga kebanyakan orang jika Anda menapakan kaki di daerah Manggarai-Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini adalah salah...

Bulog Ruteng Tekan Harga Beras Hingga Rp 7.500 Per Kg

Ruteng, Floresa.co - Memasuki masa puasa umat muslim, Perum Bulog Subdivre Ruteng menggelar operasi pasar murah di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur (Matim). Harga beras yang...

Artikel Terbaru

Rawat Kearifan Lokal dan Cegah Krisis Ekologis, Umat di Keuskupan Labuan Bajo Bakal Gelar Festival 

Kearifan lokal yang terkandung dalam budaya, ekonomi dan ekologi mesti dilestarikan demi menjaga keutuhan dan merawat martabat manusia, kata pastor paroki.

Alasan Kami Mendedikasikan Penghargaan untuk Warga Tonggurambang

ARMA 2026 bukan hanya pengakuan atas kerja redaksi, tetapi juga pengingat bahwa suara warga Tonggurambang harus terus dibawa ke ruang publik. Dari pengalaman mereka, kami belajar bahwa mengabaikan isu ruang hidup warga adalah kegagalan besar jurnalisme.

Liputan Floresa terkait Ekspansi Markas Militer di Flores Raih Penghargaan Jurnalistik Nasional

Liputan tersebut mengangkat sengketa lahan warga yang terancam proyek pembangunan berbagai fasilitas TNI Angkatan Darat di Nagekeo.

Nangahale dan Gereja yang Membiarkan Luka Umatnya

Di pinggir Jalan Trans Flores, warga yang rumahnya diratakan perusahaan milik Gereja menyalakan pelita dan berdoa Rosario. Dari rumah-rumah bambu tanpa listrik, mereka menagih kasih yang terus dikhotbahkan, tetapi absen ketika tanah mereka diperebutkan, martabat mereka diinjak, dan hidup mereka diseret ke meja hijau.