Dari memikul jeriken sejak subuh hingga menyewa motor Rp10 ribu per jeriken, warga Desa Sisir bertahun-tahun berjuang memperoleh air. Pemerintah daerah menjanjikan pembangunan fasilitas air minum tahun ini.
“Petani tidak hanya membutuhkan jalan untuk membawa hasil panen ke pasar. Mereka membutuhkan tanah yang tetap produktif, air yang cukup, lingkungan yang aman, dan kepastian bahwa mereka masih dapat bertani hari ini maupun di masa depan,” kata warga.
Di Forum Geotermal Flores-Lembata, Sudirman Said menempatkan panas bumi sebagai energi bersih yang potensial, tetapi mengingatkan bahwa proyek dapat kehilangan legitimasi ketika warga tidak diperlakukan sebagai subjek.
Pengalaman sebagai Muslim di Flores mengajari saya bahwa solidaritas tidak memerlukan paspor agama. Nangahale menguji pelajaran itu: beranikah kita menggugat kuasa institusi keagamaan tanpa menjadikan perbedaan iman sebagai alasan untuk diam?
Sebanyak 60 kepala keluarga terdampak. Pemerintah desa menyebut Dinas PUPR pernah berjanji memperbaiki saluran itu sebelum akhir tahun, berbeda dari penjelasan Kadis yang mengusulkan pendanaan proyek pada 2027.
Pemagaran lahan di Pantai Laing Lewe menghambat aktivitas warga. Pejabat tata ruang menyebutnya melanggar aturan, tetapi BPN tak kunjung menjelaskan dasar penerbitan sertifikat.