Artikel-artikel yang ditulis oleh

B. Mario Yosryandi Sara

4 Artikel

Bergizi Klaimnya, Beracun Realitasnya

Anak-anak yang semestinya tumbuh-kembang dengan perlindungan, malah jadi objek uji coba proyek yang amburadul

Anarkisme Jalanan dan Normalisasi Kekerasan Negara

Alih-alih sibuk mengecam kerusakan fasilitas publik dan aset negara, kita harus berani membaca “api kecil” di jalanan itu sebagai cerminan dari “api besar” ketidakadilan struktural yang terus menggerogoti republik ini

Militerisasi Pangan dalam Proyek Food Estate

Ketika militer diberi mandat untuk menentukan aras produksi, maka prinsip pengelolaan berbasis komunitas, lokalitas dan partisipasi akan dikorbankan. Hasilnya, segudang problematika meledak di lokasi-lokasi food estate sedari perencanaan sampai pelaksanaannya

Pulau Flores di Ujung Ancaman ‘Mata Bor’ Geotermal

Tanpa perubahan paradigma pembangunan yang menempatkan manusia dan lingkungan sebagai subjek, narasi energi bersih di Flores sekadar pertarungan politik dagang, memperluas komodifikasi sumber daya alam dan menjamin jalur distribusi hasil ekstraksi untuk kepentingan pasar global

Artikel Terbaru

Polemik Pabrik Porang yang Ditolak Warga Reok: Asap yang Dibiarkan, Izin yang Dipertanyakan, dan Ancaman untuk Jurnalis

Warga mengeluhkan kebisingan, asap, dan bau limbah dari pabrik yang berdiri 25 meter dari permukiman, sementara pejabat yang diwawancarai mengancam akan "mengejar" jurnalis jika memberitakan pernyataannya

Nahkoda dan ABK Kapal Tenggelam yang Menewaskan Turis Spanyol Divonis Penjara

Majelis hakim menilai keduanya tidak memiliki kompetensi pelayaran memadai, termasuk menggunakan sertifikasi “instan” tanpa pelatihan

Warga Kembali Blokir Jalan Publik di Pesisir Barat Rote, Soroti Konflik Lama Akses Jalan

Pemda meminta warga membongkar blokade hingga 26 Mei, jika tidak akan ditindak “sesuai kewenangan berdasarkan perundang-undangan”

Tragedi Cunca Wulang: Ketika Pariwisata Tumbuh Lebih Cepat dari Sistem Keselamatannya

Jembatan lapuk, papan goyang, tanpa SOP, tanpa rambu, tanpa asuransi. Itulah kondisi yang menyambut dua turis Austria di Cunca Wulang—salah satu destinasi wisata daratan paling populer di Labuan Bajo—sebelum mereka terjatuh ke sungai berbatu dan tewas.