Artikel-artikel yang ditulis oleh

B. Mario Yosryandi Sara

4 Artikel

Bergizi Klaimnya, Beracun Realitasnya

Anak-anak yang semestinya tumbuh-kembang dengan perlindungan, malah jadi objek uji coba proyek yang amburadul

Anarkisme Jalanan dan Normalisasi Kekerasan Negara

Alih-alih sibuk mengecam kerusakan fasilitas publik dan aset negara, kita harus berani membaca “api kecil” di jalanan itu sebagai cerminan dari “api besar” ketidakadilan struktural yang terus menggerogoti republik ini

Militerisasi Pangan dalam Proyek Food Estate

Ketika militer diberi mandat untuk menentukan aras produksi, maka prinsip pengelolaan berbasis komunitas, lokalitas dan partisipasi akan dikorbankan. Hasilnya, segudang problematika meledak di lokasi-lokasi food estate sedari perencanaan sampai pelaksanaannya

Pulau Flores di Ujung Ancaman ‘Mata Bor’ Geotermal

Tanpa perubahan paradigma pembangunan yang menempatkan manusia dan lingkungan sebagai subjek, narasi energi bersih di Flores sekadar pertarungan politik dagang, memperluas komodifikasi sumber daya alam dan menjamin jalur distribusi hasil ekstraksi untuk kepentingan pasar global

Artikel Terbaru

Hari Kebebasan Pers, Media Alternatif Masih Ditekan: Dari Stigmatisasi hingga Pembungkaman Negara

Koalisi Media Alternatif (KOMA) menilai ruang kerja media kecil yang kritis kian disempitkan lewat sensor digital, intimidasi, dan teror fisik

Pelaku Kekerasan Seksual di Manggarai Barat Belum Ditangkap, Polisi Klaim Masih Kumpulkan Alat Bukti

Sejak kasus itu dilaporkan pada 8 Desember 2025, penyidik hampir tidak pernah menginformasikan perkembangan penanganannya kepada keluarga. Keluarga baru mendapat SP2HP pada 24 April

“Pesta Babi” di Labuan Bajo: Dari Kolonialisme Baru, Perebutan Ruang, hingga Pertanyaan Soal Keberpihakan Gereja

Diskusi film dokumenter ini diinisiasi para mahasiswa Katolik, menghadirkan imam dari Keuskupan Labuan Bajo, anggota DPRD, aktivis perempuan dan pegiat media

Menyusuri Jalan Bermasalah di Pesisir Barat Rote

Putusan bebas Erasmus Frans Mandato menelanjangi luka di pesisir barat Rote: ketika jalan publik ditutup atas nama investasi, warga justru dikriminalkan karena mempertahankan akses hidup dan kearifan yang telah mereka rawat turun-temurun