Artikel-artikel yang ditulis oleh

B. Mario Yosryandi Sara

4 Artikel

Bergizi Klaimnya, Beracun Realitasnya

Anak-anak yang semestinya tumbuh-kembang dengan perlindungan, malah jadi objek uji coba proyek yang amburadul

Anarkisme Jalanan dan Normalisasi Kekerasan Negara

Alih-alih sibuk mengecam kerusakan fasilitas publik dan aset negara, kita harus berani membaca “api kecil” di jalanan itu sebagai cerminan dari “api besar” ketidakadilan struktural yang terus menggerogoti republik ini

Militerisasi Pangan dalam Proyek Food Estate

Ketika militer diberi mandat untuk menentukan aras produksi, maka prinsip pengelolaan berbasis komunitas, lokalitas dan partisipasi akan dikorbankan. Hasilnya, segudang problematika meledak di lokasi-lokasi food estate sedari perencanaan sampai pelaksanaannya

Pulau Flores di Ujung Ancaman ‘Mata Bor’ Geotermal

Tanpa perubahan paradigma pembangunan yang menempatkan manusia dan lingkungan sebagai subjek, narasi energi bersih di Flores sekadar pertarungan politik dagang, memperluas komodifikasi sumber daya alam dan menjamin jalur distribusi hasil ekstraksi untuk kepentingan pasar global

Artikel Terbaru

Di Nangahale, Anak-Anak Takut kepada Romo, Kelapa, dan Penjara

Rumah mereka dirobohkan, kakek mereka dipenjara, dan sekolah terhenti. Bagi anak-anak Nangahale, konflik agraria hadir dalam puing rumah, larangan memetik kelapa, serta perjalanan rutin ke rutan. Nama anak-anak dalam laporan ini disamarkan untuk melindungi mereka.

Penggusuran dan Pemidanaan Warga dalam Konflik Nangahale Atas Restu Uskup Maumere

Warga Nangahale berdoa bagi keluarga mereka yang dipidana oleh korporasi Gereja Katolik dalam konflik agraria yang menguji batas kesetiaan mereka dengan Tuhan dan luka mereka terhadap institusi Gereja.

Ketika Rumah Nyaris Roboh karena Gempa Flores, Pemerintah Mencatatnya Rusak Sedang

Warga terdampak gempa Flores di Manggarai Barat mempertanyakan verifikasi kerusakan rumah yang menentukan bentuk dan nilai bantuan. Sebagian tak mengetahui adanya masa sanggah, sementara pemerintah menyatakan data akhir tak dapat ditinjau kembali.

‘Broken Strings’ dan Keberanian Perempuan Melawan Kekerasan Seksual

Kekerasan kerap menyamar sebagai cinta; memoar Aurelie Moeremans membongkar jerat itu dan menunjukkan mengapa suara korban tak boleh lagi dibungkam.