Artikel-artikel yang ditulis oleh

B. Mario Yosryandi Sara

4 Artikel

Bergizi Klaimnya, Beracun Realitasnya

Anak-anak yang semestinya tumbuh-kembang dengan perlindungan, malah jadi objek uji coba proyek yang amburadul

Anarkisme Jalanan dan Normalisasi Kekerasan Negara

Alih-alih sibuk mengecam kerusakan fasilitas publik dan aset negara, kita harus berani membaca “api kecil” di jalanan itu sebagai cerminan dari “api besar” ketidakadilan struktural yang terus menggerogoti republik ini

Militerisasi Pangan dalam Proyek Food Estate

Ketika militer diberi mandat untuk menentukan aras produksi, maka prinsip pengelolaan berbasis komunitas, lokalitas dan partisipasi akan dikorbankan. Hasilnya, segudang problematika meledak di lokasi-lokasi food estate sedari perencanaan sampai pelaksanaannya

Pulau Flores di Ujung Ancaman ‘Mata Bor’ Geotermal

Tanpa perubahan paradigma pembangunan yang menempatkan manusia dan lingkungan sebagai subjek, narasi energi bersih di Flores sekadar pertarungan politik dagang, memperluas komodifikasi sumber daya alam dan menjamin jalur distribusi hasil ekstraksi untuk kepentingan pasar global

Artikel Terbaru

HGU Bermasalah, Warga Dipidana: DPR RI Desak Hentikan Kriminalisasi dalam Konflik Agraria Nangahale

Selesaikan dulu akar masalahnya, kata Komisi III dalam rapat bersama KPA dan Polda NTT.

Mempertahankan Independensi di Tengah Tekanan

Pesan itu datang tiba-tiba ke ponsel salah satu jurnalis Floresa—mengatasnamakan institusi keamanan, menyertakan data pribadi, dan menuntut agar sejumlah konten dihapus. Ancaman itu ditutup dengan kalimat “proses akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya” jika permintaan tak ditaati.

“Ijazah Bukan Segalanya”: Dosen di Kupang Tantang Mahasiswa Bongkar Cara Belajar yang Eksklusif

“Pengetahuan yang sejati tidak lahir dari lembar ijazah atau transkrip nilai, melainkan dari dialog, pengalaman, dan kebiasaan berpikir reflektif,” katanya

Seberapa Berbahaya Pesta Babi bagi TNI?

Masalah utamanya bukan hanya isi film, melainkan siapa yang berhak menafsirkan pesan dan bagaimana pesan itu dipertarungkan di ruang publik.