Ketika Uskup Maksimus Regus menyatakan bahwa "pariwisata boleh berkembang, tetapi ciptaan tidak boleh rusak," ia kiranya sedang meletakkan syarat moral yang tidak bisa ditawar: pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan integritas ekologis yang menjadi fondasi kehidupan bersama
Di tengah friksi yang kasat mata dalam cara uskup di Papua merespons masalah kemanusiaan dan memicu kebingungan, muncul desakan konkret: saatnya Gereja universal berhenti diam, harus mengambil sikap.
Pada layanan spa dan wellness, penting adanya informed consent, standar operasional yang ketat, transparansi kepada tamu, termasuk pemberitahuan mengenai jenis layanan dan siapa terapis yang akan menangani