Artikel-artikel yang ditulis oleh

Ryan Dagur

26 Artikel

Kami Tidak Sendirian. Kami Tidak Akan Berhenti

Kebebasan pers bukan hadiah; ia dipertahankan oleh warga yang kritis dan bersatu menghadapi setiap upaya pembungkaman.

Mengapa Kami Meliput Perempuan di Pub Le Dupar?

Pekerjaan seseorang tidak pernah menentukan apakah ia layak diperlakukan sebagai manusia. Eksploitasi tetaplah eksploitasi—apa pun seragam yang dikenakan korbannya.

Kami Meliput Perjalanan Kasus Yohanes Flori. Rupanya Kami Satu-satunya

Catatan redaksi tentang satu kasus yang hampir tak terdengar - dan tentang mengapa kami memilih mengawalnya sejak penangkapan hingga vonis bebas

Menafsir Pesan Surat Gembala Prapaskah-Paskah Uskup Labuan Bajo

Ketika Uskup Maksimus Regus menyatakan bahwa "pariwisata boleh berkembang, tetapi ciptaan tidak boleh rusak," ia kiranya sedang meletakkan syarat moral yang tidak bisa ditawar: pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan integritas ekologis yang menjadi fondasi kehidupan bersama

Setelah Buron Kasus Pemerkosaan Anak itu Akhirnya Ditindak

Dalam menulis kasus kekerasan seksual, juga kasus-kasus lain yang terkait kelompok rentan, kami menegaskan sikap untuk berpihak pada korban

Artikel Terbaru

Euforia Wisata ke Poco Likang, BBKSDA NTT Akui Belum Kaji Dampak Lingkungan

Ada catatan dari pemerhati lingkungan bahwa aktivitas di kawasan resapan air itu bisa memicu masalah jangka panjang untuk Ruteng dan sekitarnya.

Desakan Hentikan Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Merah Putih Menguat Setelah Lima Peserta Tewas

Pemerintah merekrut puluhan ribu sarjana untuk mengelola koperasi desa, lalu mengirim mereka ke barak militer selama sebulan. Lima orang tidak pulang.

Ketika Anggaran Pendidikan Tak Sampai ke Ruang Kelas

NTT punya ribuan ruang kelas rusak, sementara pemerintah pusat justru memangkas anggaran yang seharusnya bisa dialokasikan untuk membenahi infrastruktur pendidikan

Jejak Jefrin Haryanto: dari Psikolog ke Kepala Dinas, Kini Tersangkut Dugaan Korupsi

Di media sosial, ia menyapa publik dengan pesan-pesan tentang kejujuran dan keterbukaan. Di depan wartawan yang menunggunya keluar dari ruang pemeriksaan kejaksaan, ia hanya bilang: "No comment, no comment."