Artikel-artikel yang ditulis oleh

Paskalis Patut

1 Artikel

Nurani Gereja versus Logika Pembangunan di Flores

Di tengah janji kemandirian energi, Flores dihadapkan pada pertanyaan moral yang genting: apakah pembangunan masih layak disebut kemajuan ketika ia mengancam tanah, air, martabat manusia, dan masa depan masyarakat adat?

Artikel Terbaru

Konflik Agraria Nangahale dan Ujian Moral Gereja

Di Nangahale, Gereja tidak cukup menyerukan dialog. Ia harus menghentikan penggunaan kuasa rohani dan hukum untuk menekan umat, membuka asal-usul tanah secara jujur, dan bersedia diperiksa.

Payung Hitam yang Tertinggal

Sebuah payung hitam menyimpan jejak malam ketika kepercayaan direnggut—dan perjalanan seorang perempuan merebut kembali suara serta hidupnya.

Dari Panggung Teater, Pelajar SMA di Manggarai Barat Menantang Janji Pembangunan yang Mengancam Ruang Hidup

Lewat “Tragedi Tanah Kita”, pelajar SMAN 2 Komodo menghidupkan kembali kecemasan warga terhadap tambang dan proyek geotermal: siapa menikmati pembangunan, dan siapa menanggung kehilangan tanah, air, serta budaya?

Jurnalisme Tidak Memerlukan Restu Kuasa di Nangahale

Ketika rumah dirobohkan, warga dipidana, dan tanah masih disengketakan, pertanyaan jurnalistik bukan penghinaan terhadap Gereja. Ia adalah kewajiban memeriksa kuasa—termasuk kuasa yang berbicara atas nama iman.