Artikel-artikel yang ditulis oleh

Anno Susabun

111 Artikel

Di Lokasi Semburan Uap dan Lumpur Panas Mataloko yang Sebelumnya Terlarang, PLN Bangun Kawasan Geowisata

Lokasi di Desa Wogo, Kabupaten Ngada, itu sempat dipagari dan diberi peringatan bahaya gas H2S. Pembangunan geowisata ditargetkan rampung pada awal tahun depan.

Di Era AI, Kampus Harus Tetap Berpijak di Bumi

Seminar Stipas St. Sirilus Ruteng pada 28 Oktober menyoroti peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui teknologi, tanpa meninggalkan kearifan lokal dan martabat manusia.

‘Tidak Waras Lagi, Brutal, Bejat’: Respons Warga Flores Mendengar Kabar Dana Bencana BNPB Dikorupsi

Warga yang rumahnya rusak masih menanti janji bantuan, sementara sawah tak dapat digarap akibat rusaknya saluran irigasi. Mereka mengaku lebih banyak menerima bantuan dari sesama warga dan relawan; hanya sedikit yang datang dari pemerintah.

Jelang Putusan Perkara dengan Gereja Katolik, Warga Nangahale Berdoa Mohon Keadilan

Tiga warga menghadapi putusan banding pada 24 September 2026 setelah sebelumnya lepas dari jeratan hukum. Mereka dilaporkan imam petinggi korporasi milik Gereja Katolik terkait tudingan penyerobotan lahan yang terjadi 12 tahun silam.

Nalar Camat Atadei dan Watak Represif Aparat dalam Polemik Geotermal 

Cara kerja negara lewat pejabat dan aparat di Flores-Lembata kerap menonjolkan dalih keamanan dan ketertiban semu, alih-alih membuka ruang demokrasi yang adil.

Artikel Terbaru

Tuhan Mati di Nangahale?

Menjauh dari gereja belum tentu berarti meninggalkan Tuhan. Di Nangahale, kekecewaan terhadap institusi membuka pertanyaan yang lebih mendasar: bagaimana iman bertahan ketika perantara yang memperkenalkan Tuhan justru kehilangan kepercayaan?

Mau Jatuh Cinta, Hidup Sudah Menguras Tenaga

Yang ditanya “kapan menikah?" Yang terbayang justru biaya hidup dan tenaga yang tersisa. Cinta bukan cuma perkara menemukan pasangan, juga punya ruang untuk saling merawat.

Republik: Hadir sebagai Simbol, Absen sebagai Layanan

Republik tidak cukup hadir lewat bendera dan pidato. Ia harus terasa dalam air bersih yang mengalir, sekolah yang mendidik, dan keselamatan warga setelah bencana. Dari Konferensi Republik di Maumere, pertanyaan itu diajukan kembali: untuk siapa negara bekerja jika pertumbuhan ekonomi belum memperbaiki hidup rakyat?

Di Lokasi Semburan Uap dan Lumpur Panas Mataloko yang Sebelumnya Terlarang, PLN Bangun Kawasan Geowisata

Lokasi di Desa Wogo, Kabupaten Ngada, itu sempat dipagari dan diberi peringatan bahaya gas H2S. Pembangunan geowisata ditargetkan rampung pada awal tahun depan.