Artikel-artikel yang ditulis oleh

Petrus Dabu

13 Artikel

Berulang Kali Disebut dalam Skandal Suap, Mengapa Baru Sekarang Hery Nabit Tempuh Jalur Hukum?

Sebelum melaporkan pengacara Edi Hardum ke polisi karena dianggap menyebarkan fitnah, nama Nabit dan istrinya pernah terseret dalam skandal fee proyek dan suap jaksa

Pemerintah Kaji Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo untuk Wisatawan Asing

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan telah membahas hal ini dengan Menteri Keuangan

Pemilik Pub di Sikka Terduga Pelaku TPPO yang Dibela Imam Katolik Pernah Dipenjara karena Aniaya Perempuan

Dalam kasus pada 2023 itu, ia sempat masuk DPO usai menganiaya perempuan di pub lain, kini ia menjadi terduga kasus TPPO terhadap belasan perempuan pekerja di pub miliknya

Patutkah Jalur Damai untuk Polisi Kriminal?

Praktik berulang restorative justice untuk polisi pelaku kriminal di Manggarai dan Manggarai Barat menjadi catatan penting tentang langgengnya impunitas dalam institusi itu

Artikel Terbaru

Kasus Perundungan Pelajar di Manggarai Timur Disebut ‘Kasuistik’ dan ‘Selesai,’ Apakah Korban Sudah Aman?

SMAK Pancasila Borong dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memilih pembinaan, bukan mengeluarkan siswa pelaku. Pengamat mengingatkan pendekatan restoratif tidak boleh mengecilkan peristiwa, memaksa perdamaian, atau mengabaikan pemulihan korban.

Dana Daerah Dipangkas, Pembangunan Manggarai Barat Tersendat di Tengah Ambisi Program Prabowo-Gibran

Transfer ke Daerah untuk Manggarai Barat tahun ini tinggal Rp839,87 miliar. Sejumlah proyek jalan dan jembatan tersendat, sementara program unggulan pemerintah pusat belum menjangkau warga secara merata.

Polisi Janji Limpahkan ke Jaksa Berkas Kasus Narkoba di Pulau Komodo yang Diselundupkan dari Sape

Sabu tersebut dikirim melalui perahu rute Sape-Pulau Komodo.

‘Tidak Waras Lagi, Brutal, Bejat’: Respons Warga Flores Mendengar Kabar Dana Bencana BNPB Dikorupsi

Warga yang rumahnya rusak masih menanti janji bantuan, sementara sawah tak dapat digarap akibat rusaknya saluran irigasi. Mereka mengaku lebih banyak menerima bantuan dari sesama warga dan relawan; hanya sedikit yang datang dari pemerintah.