Artikel-artikel yang ditulis oleh

John Manasye

34 Artikel

Sandiaga Uno Klaim Belanja Delegasi ASEAN Summit Capai 15 Miliar, Pelaku UMKM: ‘Itu Zonk!’

Floresa.co - Adven yang duduk di kursi di belakang meja pajangan produk tenun sedang memperhatikan telepon selulernya.  Pria 30 tahun asal Maumere, Kabupaten Sikka ini sesekali...

Surati Kapolri Terkait Ancaman dan Dugaan Kriminalisasi, Forum Jurnalis Flores-Lembata Desak Pecat Kapolres Nagekeo

Para jurnalis menilai pernyataan Kapolres Nagekeo adalah ancaman serius terhadap keselamatan mereka dan penghinaan terhadap profesi jurnalis.

Kalah Lagi di PTUN, Bupati Manggarai Janji Kasasi, Sebut Polemik dengan ASN ‘Proses yang Tidak Berujung’

Bupati Nabit tidak menyerah untuk menundukkan perlawanan anak buah setelah Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram menolak upaya bandingnya.

Kasus Pencabulan Anak oleh Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur: Berkas Lengkap, Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Polisi menjerat pelaku menggunakan Undang-undang tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara antara tiga sampai 15 tahun.

Dari Sopi Bisa Sekolahkan Anak

Menghasilkan minuman tradisional, seperti sopi, terus menjadi salah satu upaya mencari nafkah bagi warga di NTT, termasuk di Manggarai

Artikel Terbaru

Internet Lemah Hambat Warga NTT Kabarkan Konflik

Dari Poco Leok, jalur Trans Flores hingga lingkar Gunung Mutis, banyak lokasi masih tanpa sinyal atau koneksinya lemah. Sejumlah titik berada di wilayah konflik agraria dan sumber daya alam, ketika warga justru membutuhkan jaringan untuk mengabarkan apa yang terjadi.

Rocky Gerung, Filsafat, dan Kekuasaan

Oleh: Otto Gusti Madung Pada 2 Oktober 2026, Rocky Gerung yang dikenal sebagai intelektual publik dan aktivis masyarakat sipil dilantik oleh Presiden Prabowo sebagai anggota Dewan Penasihat Presiden. Peristiwa ini telah memicu kontroversi dan perdebatan di ruang publik. Selama ini publik mengenal Rocky sebagai figur yang kritis terhadap kekuasaan....

Menjaga Floresa dan Media Alternatif Lainnya Terus Bertahan

Di tengah kuasa yang ingin menentukan cerita dan modal yang dapat membeli perhatian, media alternatif berusaha memastikan mereka yang disingkirkan tetap punya tempat untuk bersuara. Jika Floresa dan media sejenis padam, bukan hanya redaksi yang hilang—warga kehilangan ruang untuk bersuara, kekuasaan kehilangan pengawas, dan ketidakadilan semakin leluasa bekerja.

Masalah Pariwisata Kian Menumpuk, Apa Gunanya Banyak Lembaga di Labuan Bajo?

Setengah juta wisatawan datang, tetapi penerimaan daerah masih terbatas, kecelakaan kapal berulang, penipuan mencoreng reputasi, dan warga kehilangan akses ke ruang hidupnya. Labuan Bajo tidak kekurangan lembaga. Yang langka adalah kendali, keberpihakan, dan pertanggungjawaban.