Oleh: Polykarp Ulin Agan
Dalam kegelapan yang paling pekat sekalipun, kemanusiaan selalu menemukan jalannya.
Sorj Chalandon, melalui novel "Herz in der Faust“ (2025) atau "Hati dalam Kepalan...
Ledakan jumlah turis tak lagi cukup sebagai ukuran keberhasilan, tapi transisi menuju pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara ekonomi, ekologi dan etika
Rumah mereka dirobohkan, kakek mereka dipenjara, dan sekolah terhenti. Bagi anak-anak Nangahale, konflik agraria hadir dalam puing rumah, larangan memetik kelapa, serta perjalanan rutin ke rutan. Nama anak-anak dalam laporan ini disamarkan untuk melindungi mereka.
Warga Nangahale berdoa bagi keluarga mereka yang dipidana oleh korporasi Gereja Katolik dalam konflik agraria yang menguji batas kesetiaan mereka dengan Tuhan dan luka mereka terhadap institusi Gereja.
Warga terdampak gempa Flores di Manggarai Barat mempertanyakan verifikasi kerusakan rumah yang menentukan bentuk dan nilai bantuan. Sebagian tak mengetahui adanya masa sanggah, sementara pemerintah menyatakan data akhir tak dapat ditinjau kembali.