Langkah pemerintah yang terus memaksakan pembangunan pusat-pusat bisnis pariwisata milik sejumlah perusahaan di dalam habitat Komodo di tengah teguran UNESCO dan penolakan publik tidak saja berbahaya bagi kelangsungan konservasi, tetapi juga merusak potensi dan reputasi pariwisata berkelanjutan Taman Nasional Komodo sebagai Situs Warisan Dunia
Ada lima perusahaan yang mendapat izin usaha dalam kawasan taman nasional, yang sebagian pemiliknya amat dekat dengan kekuasaan, termasuk dengan Presiden Joko Widodo
Peneliti menilai penyelundupan komodo dibekingi sindikat yang bekerja secara sistematis. Pemerintah juga diminta waspada dan menelusuri tujuan perdagangan komodo di pasar global.