Artikel-artikel yang ditulis oleh

Elisabeth Hendrika Dinan

3 Artikel

Migrasi Perempuan NTT: Pilihan atau Terpaksa?

Mengapa begitu banyak perempuan NTT yang harus meninggalkan tanah kelahiran kendati dengan risiko menjadi korban perdagangan orang?

Kemiskinan Berlapis dan Beban Ganda Perempuan

Terhadap tragedi anak SD di Kabupaten Ngada yang bunuh diri, barangkali pertanyaan yang perlu kita ajukan bukan hanya tentang apa yang memotivasinya melakukan tindakan tersebut, tetapi seperti apa kehidupan ibunya?

Mengenang Valentino Luis dan Warisan Berharganya untuk Tanah Flores

Ka Valen menunjukkan cinta tanpa batas pada tanah Flores lewat beragam jejak karya dan komunitas yang ia rintis

Artikel Terbaru

Imam Keuskupan Maumere Bicara di Mimbar Gereja Nangahale, Tuding Ada Upaya Mempermalukan Uskup

Imam tersebut menyerukan warga yang berkonflik dengan korporasi milik Keuskupan agar “kembali”, sembari menyerang pendamping warga dan mengaitkan sengketa agraria dengan kesetiaan umat kepada Gereja Katolik.

Lelucon Itok Aman dan Komedi Panjang di Tanah Flores

Penangkapan Itok Aman memperlihatkan ketegasan hukum yang datang terlambat—dan standar berbeda ketika aparat berhadapan dengan perkara yang lebih besar atau melibatkan rekan mereka sendiri.

Kasus Perundungan Pelajar di Manggarai Timur Disebut ‘Kasuistik’ dan ‘Selesai,’ Apakah Korban Sudah Aman?

SMAK Pancasila Borong dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memilih pembinaan, bukan mengeluarkan siswa pelaku. Pengamat mengingatkan pendekatan restoratif tidak boleh mengecilkan peristiwa, memaksa perdamaian, atau mengabaikan pemulihan korban.

Dana Daerah Dipangkas, Pembangunan Manggarai Barat Tersendat di Tengah Ambisi Program Prabowo-Gibran

Transfer ke Daerah untuk Manggarai Barat tahun ini tinggal Rp839,87 miliar. Sejumlah proyek jalan dan jembatan tersendat, sementara program unggulan pemerintah pusat belum menjangkau warga secara merata.