Selama ini, peringatan dini, instruksi evakuasi, dan informasi kebencanaan disampaikan lewat pengumuman lisan dan sirine—sistem yang secara struktural mengecualikan mereka yang tidak bisa mendengar.
Di Maumere, kelompok transpuan mengambil peran pastoral yang diabaikan institusi. Bagi Pastor Venansius Nahak, itu bukan kebetulan — melainkan logika Injil yang bekerja dari tempat yang tak terduga.
Bagi mereka, gereja bukan sekadar tempat ibadah, melainkan ruang negosiasi yang dinamis antara iman dan identitas—sebuah perjalanan mencari penerimaan di tengah batas-batas dogma dan tradisi.