Dengan ambisi menjadi etalase besar produk lokal NTT, target transaksi NTT Mart hingga ratusan miliar rupiah per bulan yang dicanangkan pemerintah provinsi berjarak jauh dari kenyataan di lapangan
Dari Ruteng, warga memaknai dokumenter tentang Papua ini sebagai kerangka untuk menyelami praktik yang sedang bergerak di Flores: proyek besar, stigma, kriminalisasi, dan pendekatan keamanan yang kerap lebih cepat datang daripada dialog.
Ketika aparat hukum mereduksi kemanusiaan menjadi sekadar berkas administrasi dengan hanya berpaku pada pasal-pasal, hukum berisiko menjadi alat penindas yang gagal menangkap makna tanah dan ruang hidup sebagai identitas bagi masyarakat adat