Hasil dari pilkada yang diwarnai dengan skenario kotak kosong merugikan masyarakat selaku konstituen karena kepala daerah terpilih akan lebih memprioritaskan kepentingan partai pengusung
Bernada rasis, pernyataan pejabat tersebut merupakan bagian dari praktik pembungkaman aspirasi publik, hal yang seharusnya dilindungi dalam negara demokrasi