Hasil dari pilkada yang diwarnai dengan skenario kotak kosong merugikan masyarakat selaku konstituen karena kepala daerah terpilih akan lebih memprioritaskan kepentingan partai pengusung
Kepala ayam busuk, ancaman siber dengan data pribadi, dan tekanan untuk menurunkan konten — serangkaian intimidasi terhadap Floresa memicu kecaman dari AMSI, SEJUK, CPJ, dan 30 media dari seluruh Indonesia.