Dalam beragama, akal sehat mesti mendapat tempat agar bisa mencerna dengan baik ajaran ágama, sehigga tidak menormalisasi praktik-praktik yang mencederai kemanusian, seperti kekerasan dalam beragam bentuk
Deklarasi sikap "politis" kepala desa yang menyetujui proyek tidak selalu mencerminkan aspirasi warga, melainkan produk negosiasi akibat ketidakberdayaan struktural.