Dalam beragama, akal sehat mesti mendapat tempat agar bisa mencerna dengan baik ajaran ágama, sehigga tidak menormalisasi praktik-praktik yang mencederai kemanusian, seperti kekerasan dalam beragam bentuk
Film ini tidak memerintah penonton untuk segera berubah, tetapi meninggalkan kegelisahan yang sulit dihapus—tentang apa yang kita kenakan, kita cuci, kita buang, dan tanpa sadar kita wariskan