Dalam beragama, akal sehat mesti mendapat tempat agar bisa mencerna dengan baik ajaran ágama, sehigga tidak menormalisasi praktik-praktik yang mencederai kemanusian, seperti kekerasan dalam beragam bentuk
Pemahaman tentang belis harus berangkat dari dalam, dari pemahaman masyarakat yang menghidupinya, dan dari makna yang mereka jaga dari generasi ke generasi