Tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur pendidikan di NTT, terutama di daerah pedesaan, menjadi hambatan dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang mengandalkan teknologi dan akses informasi yang memadai.
Kita lebih sibuk merancang kemasan, membangun branding, dan menggelar festival — sementara di kebun yang menghasilkan semua itu, petaninya masih bertanya-tanya mengapa tanamannya tak lagi produktif.