Memproduksi sopi menjadi bagian dari usaha rumah tangga. Minuman keras lokal ini menjadi salah satu sandaran utama ekonomi warga, termasuk untuk membiayai pendidikan anak
Film ini tidak memerintah penonton untuk segera berubah, tetapi meninggalkan kegelisahan yang sulit dihapus—tentang apa yang kita kenakan, kita cuci, kita buang, dan tanpa sadar kita wariskan