Artikel-artikel yang ditulis oleh

Melky Nahar

5 Artikel

Ahli UGM dan Politik Pengetahuan Geotermal

Ketika seorang ahli panas bumi UGM berbicara soal pentingnya komunikasi risiko yang berimbang tetapi tidak menyebut satu kata pun tentang gempa picuan — padahal konsensus ilmiah global sudah lama mengakuinya — yang sedang terjadi bukan kelalaian ilmiah, melainkan politik pengetahuan: otoritas akademik dipakai untuk memutuskan bahwa risiko itu boleh ditanggung, oleh orang lain.

Putusan PTUN Kupang dan Arogansi Kekuasaan di Poco Leok

Putusan ini berhasil menunjukkan bahwa di Poco Leok masalah utamanya bukan warga yang terlalu keras menolak proyek geotermal, melainkan penguasa yang merasa berhak memaki, mengancam dan menginjak hak warganya sendiri

Lidah Kotor dan Logika Ngawur Gubernur NTT soal Geotermal Poco Leok

Pejabat publik bisa jadi aktor utama pembusukan demokrasi di tingkat lokal

Akademisi yang Jadi Mesin Promosi Proyek dalam Narasi Geotermal demi Kebaikan Flores

Dengan mendukung proyek geotermal sambil mengabaikan persoalan serius yang terang benderang, akademisi dari Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung sedang memproduksi pengetahuan yang melayani negara dan pasar, alih-alih keberpihakan pada rakyat

Tim Investigasi Proyek Geotermal versi Gubernur NTT: Siasat Licik dan Alat Manipulasi

Pembentukan tim yang katanya akan "melibatkan semua pihak" justru mengundang ironi besar: bagaimana mungkin evaluasi yang objektif diharapkan dari tim yang anggotanya terdiri dari mereka yang justru menjadi bagian dari masalah?

Artikel Terbaru

Jurnalisme di Tengah Gempa Flores

Saat warga terdampak menunggu bantuan, kami berhadapan dengan pertanyaan: untuk apa informasi tentang penderitaan jika ia tidak membuka jalan bagi pertolongan?

Beda Klaim TNI vs Keluarga Korban Penganiayaan di Labuan Bajo

Video penganiayaan viral di media sosial. Komandan Kodim mengklaim anggotanya membela diri, keluarga bantah korban berniat menyerang.

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPUD Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan

Sejumlah pejabat sudah diperiksa Kejaksaan, termasuk Ketua KPUD Ferdiano Sutarto Parman.

Krisis di Nanga Banda Setelah Gempa Flores

Tiga minggu setelah gempa Flores, warga Nanga Banda masih tinggal di antara puing rumah, membangun gubuk bambu, dan membeli air yang kebersihannya pun tidak mereka yakini.