Artikel-artikel yang ditulis oleh

Melky Nahar

4 Artikel

Putusan PTUN Kupang dan Arogansi Kekuasaan di Poco Leok

Putusan ini berhasil menunjukkan bahwa di Poco Leok masalah utamanya bukan warga yang terlalu keras menolak proyek geotermal, melainkan penguasa yang merasa berhak memaki, mengancam dan menginjak hak warganya sendiri

Lidah Kotor dan Logika Ngawur Gubernur NTT soal Geotermal Poco Leok

Pejabat publik bisa jadi aktor utama pembusukan demokrasi di tingkat lokal

Akademisi yang Jadi Mesin Promosi Proyek dalam Narasi Geotermal demi Kebaikan Flores

Dengan mendukung proyek geotermal sambil mengabaikan persoalan serius yang terang benderang, akademisi dari Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung sedang memproduksi pengetahuan yang melayani negara dan pasar, alih-alih keberpihakan pada rakyat

Tim Investigasi Proyek Geotermal versi Gubernur NTT: Siasat Licik dan Alat Manipulasi

Pembentukan tim yang katanya akan "melibatkan semua pihak" justru mengundang ironi besar: bagaimana mungkin evaluasi yang objektif diharapkan dari tim yang anggotanya terdiri dari mereka yang justru menjadi bagian dari masalah?

Artikel Terbaru

Polisi Tahan Pelaku Wisata di Labuan Bajo yang Tipu Turis Malaysia dan Singapura

Rombongan wisatawan sempat diantar ke hotel yang tidak sesuai kesepakatan, kapal belum dibayar. Ini kasus ketiga tahun ini

Seruan dari Labuan Bajo Usai Nobar “Pesta Babi”: Vatikan Ambil Sikap atas Krisis Papua

Di tengah friksi yang kasat mata dalam cara uskup di Papua merespons masalah kemanusiaan dan memicu kebingungan, muncul desakan konkret: saatnya Gereja universal berhenti diam, harus mengambil sikap.

Ditangkap karena Gula Halus yang Dituding Narkoba, Dua Pemuda Sikka Dilepas Setelah Polda NTT Uji Lab

Keduanya sudah bilang dari awal: ini bukan sabu. Polisi butuh pemeriksaan laboratorium untuk percaya

Kasus Kekerasan Seksual Turis Asing di Spa Labuan Bajo Diselesaikan Secara Adat, Preseden Buruk Impunitas

Pada layanan spa dan wellness, penting adanya informed consent, standar operasional yang ketat, transparansi kepada tamu, termasuk pemberitahuan mengenai jenis layanan dan siapa terapis yang akan menangani