Dipukul dan Dirampok, Namun Suster Ini Maafkan Pelaku

Jadi, tutur dia, tidak ada salahnya memaafkan orang yang telah menyakitinya.

Sisi positf dari peristiwa ini, menurut Lydia, adalah bisa memaafkan orang yang merampok dirinya.

Perampokan terhadap Lydia terjadi ketika Lydia hendak menuju tempatnya bekerja di STIE Gentiaras.

Dua tersangka yang mengendarai mobil, menghampiri Lydia yang sedang berjalan kaki.

Mereka pura-pura menanyakan alamat, Lydia lalu naik ke dalam mobil.

Di dalam mobil, Nanang memukuli wajah Lydia. Lydia lalu dibuang di tempat sepi di Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, Lampung.

Kedua tersangka mengambil cincin Lydia, dan uang tunai. (Ari D/Tribunnews.com/Floresa)

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA