Remaja di Mabar: Dipanggil Masuk Salon, Lalu Disodomi

Di dalam salon itulah Lopi disodomi. ”Pas di dalam rumah dia buka celana saya, memegang anu saya, hingga (saya) tidak berdaya.”

“Tidak hanya memegang anu, lalu dia memasukan jarinya di bagian belakang pantat saya.”

Menurut Lopi, dirinya sempat berupaya membuka celana pelaku.

”Pas saya pegang, padahal sesama laki-laki,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, Lopi tertatih-tatih saat keluar dari salon.

“Saya jalan pincang, menuju rumah om. Lalu dia (om) mengantar untuk melaporkan ke Polres Mabar,” jelasnya.

Kasat Reskrim, AKP Alfred Sabungan Banjar Nahor, menyatakan korban masih di bawah umur.

“Hasil visum di bagian tubuh korban ditemukan  lebam di duga bekas benda tumpul,” katanya.

Pelaku pencabulan, jelasnya, terancam hukuman maksimal 15 tahun.

”Pelakunya dengan inisal A, sudah ditahan,” jelas Albert. (Ferdinand Ambo/ARL/Floresa)

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA