Remaja di Mabar: Dipanggil Masuk Salon, Lalu Disodomi

Labuan Bajo, Floresa.co – Nasib naas menimpa Lopi (bukan nama sebenarnya), seorang remaja di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Siswa 16 tahun di salah satu sekolah di wilayah Mabar itu menjadi korban pelecehan seksual dari salah seorang waria.

Mulanya, pada 1 Januari malam, dalam perjalanan dari Gang Pengadilan, Labuan Bajo menuju rumah keluarganya di Wae Tuak, Desa Batu Cermin, ia dipanggl seseorang yang berada di dalam salah satu salon di pinggir jalan.

Saat itu, sekitar pukul 19.00 Wita. Lopi yang mendengar panggilan tersebut menjawab santai dan memilih mendekat.

Saat ditemui Floresa.co di kantor Polres Mabar, Rabu (6/12/2015) mengatakan, dirinya tidak menduga akan menjadi korban pelecehan.

“Dia panggil saya, lalu cium pipi saya. Saya pikir dia wanita,” katanya.

Setelah itu, waria itu meminta Lopi masuk ke dalam salon lewat pintu belakang.

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA