Siswa SD Tenggelam di Danau Rana Mese Ditemukan pada Hari Ketiga Pencarian

Jenazahnya ditemukan pada pukul 13.30 Wita dalam kondisi masih utuh

Floresa.co – Siswa sekolah dasar (SD) yang dilaporkan tenggelam di lokasi wisata Danau Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, akhirnya ditemukan pada Rabu, 6 Mei, atau hari ketiga pencarian.

Germanus Alberno Ngitung alias Greis (12), warga Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese ditemukan sekitar pukul 13.50 Wita.

“Kondisi tubuh korban masih utuh,” kata Kepala Desa Golo Loni, Johan Okalung, kepada Floresa.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Pemerintah desa juga menyiapkan bantuan bagi keluarga berupa beras dan santunan duka.

Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada 4 Mei sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu ia pergi ke Danau Rana Mese bersama teman-temannya untuk bermain rakit bambu.

Korban kemudian melompat ke danau dan tidak muncul kembali. Teman-temannya segera melapor ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Pos Rana Mese untuk meminta bantuan.

Upaya pencarian dilakukan sejak hari pertama melalui penyelaman dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan tim SAR gabungan sempat melakukan dua kali penyelaman di titik yang telah ditentukan pada hari ketiga, namun belum membuahkan hasil.

“Pada pukul 13.30 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal,” kata Fathur.

Pemerintah desa dan keluarga korban mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan foto maupun video korban di media sosial.

Imbauan tersebut bertujuan menjaga kehormatan almarhum serta perasaan keluarga yang tengah berduka.

“Jika sudah mengunggah, mohon segera dihapus (take down),” demikian bunyi pengumuman yang beredar.

Danau Rana Mese terletak di kawasan Hutan Taman Wisata Alam Ruteng. Danau ini memiliki luas sekitar 11,5 hektare dengan kedalaman mencapai 43 meter di bagian terdalam.

Lokasinya berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, sekitar 35 kilometer di sebelah barat Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur.

Peristiwa tenggelam di Danau Rana Mese bukan yang pertama terjadi.

Sebelumnya, berdasarkan penuturan warga setempat, danau ini juga pernah memakan korban pada 2017, ketika dua pelajar SMP dilaporkan tenggelam saat berenang.

Sejumlah cerita lain yang beredar di masyarakat menyebut adanya beberapa kejadian serupa, namun tidak seluruhnya terdokumentasi secara resmi.

Minimnya data terverifikasi membuat jumlah pasti kasus tenggelam di Danau Rana Mese sulit dipastikan, meski insiden yang terjadi menunjukkan adanya risiko keselamatan yang nyata bagi pengunjung.

Editor: Ryan Dagur

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA