Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Pelajar SMP di Labuan Bajo, MSS English Centre Gelar Kompetisi Mengeja Kata 

Kompetisi ini diikuti oleh 29 pelajar dari delapan sekolah di sekitar Labuan Bajo

Floresa.co – Lembaga kursus Bahasa Inggris My Speaking Space (MSS) English Centre Cabang Labuan Bajo menggelar lomba mengeja kata bagi pelajar SMP di kota tersebut. 

Berlangsung di Aula Sekretaris Daerah Manggarai Barat pada 3 Mei, kompetisi bertajuk MSS Spelling Bee Competition itu diikuti oleh 29 siswa dari delapan SMP di sekitar Labuan Bajo.

Delapan sekolah tersebut adalah SMP Katolik Arnoldus Janssen, SMP Katolik St. Yosefa, SMP Katolik St. Ignasius Loyola, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Manggarai Barat, MTs Ar-Rahman Merombok, SMP Lentera Harapan, SMP Negeri 1 Komodo dan SMP Negeri 3 Komodo.

MSS menghadirkan juri Dominikus Seno, dosen Bahasa Inggris Terapan di Politeknik el Bajo Commodus dan Yocefrino Leonardi Hibur, penerima beasiswa LPDP 2022 di Sekolah Manajemen Perhotelan, Swiss.

Manajer MSS English Centre Cabang Labuan Bajo, Felice Dorothy Arus berkata, kompetisi tersebut bertujuan mendorong semangat pelajar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Mengingat Bahasa Inggris adalah bahasa internasional, “dibutuhkan skill yang baik saat seseorang masih dalam jenjang pendidikan maupun saat ia bekerja.”

Ia mengklaim, orang yang bisa berbahasa Inggris bisa mendapatkan informasi lebih banyak, ketimbang hanya memahami Bahasa Indonesia.

“Di luar itu, peluang-peluang (kerja) bisa didapatkan dengan lebih mudah saat kita bisa berbahasa Inggris,” katanya.

Felice menyebut kompetisi bertujuan meningkatkan kepercayaan diri para pelajar di Labuan Bajo dalam berbahasa Inggris. 

“Yang paling penting untuk dilakukan saat ini adalah upaya menumbuhkan iklim kompetisi berbahasa Inggris,” katanya. 

Felice berkata, para peserta merupakan utusan sekolah dan “ada yang daftar secara mandiri.”

Kompetisi tersebut terdiri dari babak penyisihan dan babak final di mana dengan kesulitan soal yang berjenjang.

“Kami melihat pada tahap awal banyak yang lulus. Karena itu, soalnya kami naikan ke tingkat yang lebih sulit. Dari 29 peserta, kami saring menjadi tiga finalis,” lanjutnya.

Manajer MSS English Centre Cabang Labuan Bajo, Felice Dorothy Arus. (Dokumentasi Floresa)

Berdasarkan penilain juri, juara satu kompetisi tersebut adalah Erina Yakta Amin, siswi Madrasah Tsanawiyah 2 Manggarai Barat.

Juara dua adalah Cinta Aqulla Alya Gunawan, siswi SMPN 1 Komodo. 

Sementara juara tiga adalah ⁠Martin Marcelino Kalakoe Hardi, siswa kelas IX SMP Katolik St. Arnoldus Janssen.

Ketiga pemenang mendapat hadiah masing-masing Rp600.000, juara dua Rp400.000 dan juara tiga Rp300.000.”

“Selain itu, mereka dapat piala dan sertifikat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Manggarai Barat,” tambah Felice.

Kendati gagal pada babak penyisihan, Christopher, siswa Kelas VII SMP Lentera Harapan mengaku tidak kecewa karena “ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba Bahasa Inggris.”

Martin Marcelino Kalakoe Hardi, mengaku sempat gugup saat berada di panggung karena “baru pertama kali mengikuti lomba seperti ini.”

“Tetapi, saya tetap semangat karena banyak peserta yang akan saya lawan,” katanya.

Ia mengaku bisa lolos ke babak final karena “telah mempersiapkan diri selama satu bulan.”

Felice berkata, kompetisi tersebut merupakan yang perdana setelah MSS English Centre hadir di Labuan Bajo pada September tahun lalu.

MSS English Centre didirikan oleh Nirmala Kusuma Dewi Sukur di Ruteng, Kabupaten Manggarai pada 2018.

Editor: Herry Kabut

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA