Artikel-artikel yang ditulis oleh

Teofilus Afres

55 Artikel

Krisis di Nanga Banda Setelah Gempa Flores

Tiga minggu setelah gempa Flores, warga Nanga Banda masih tinggal di antara puing rumah, membangun gubuk bambu, dan membeli air yang kebersihannya pun tidak mereka yakini.

Di Manggarai Timur, Pemerintah Tagih Pajak di SPBU, Cuek dengan Penimbun BBM Subsidi

Di tengah pemeriksaan ketat kendaraan dalam rangka implementasi Pergub NTT, praktik pembelian berulang dan penjualan eceran Pertalite masih terjadi. Pemerintah daerah dan pengelola SPBU saling menunjuk soal kewenangan pengawasan.

Kembali Ingkar Janji dengan Penyuplai Material, Kontraktor Proyek Gedung Sekolah Katolik di Manggarai Timur Serahkan Sertifikat Tanah

Lokasi tanah dalam sertifikat itu berbeda dengan yang masuk dalam kesepakatan dengan penyuplai material.

Ketidakpercayaan Warga terhadap Forum Geotermal Ledalero Langsung Terjawab

Ketika forum berakhir tanpa mufakat, tetapi pengeboran tetap disiapkan, geotermal Flores tidak lagi sekadar proyek energi. Ia menjadi ujian apakah transisi energi akan berjalan dengan persetujuan warga, atau hanya memakai bahasa hijau untuk membungkus keputusan yang sudah terlanjur dipaksakan.

Sempat Molor, Pemkab Manggarai Timur Rampungkan Perbaikan Irigasi Rusak Akibat Longsor

Kerusakan saluran irigasi sempat menghambat aliran air ke sawah dan mengganggu musim tanam petani di Desa Rana Mbeling.

Artikel Terbaru

Pebisnis Privatisasi Pantai di Labuan Bajo: Labrak Aturan, Pemerintah Gamang

Langkah pebisnis asal Bali itu ikut menekan penghasilan 29 keluarga pedagang kecil. Penelusuran Floresa menemukan perbedaan keterangan mengenai batas tanah yang masuk ke dalam sertifikat.

Yesus Mati di Semau

Ketika Rp30 miliar dijulang menjadi patung sementara warga Semau berburu air, yang dibangun bukan kesaksian iman, melainkan monumen bagi matinya nurani kekuasaan.

PLN Siapkan Proyek Geotermal Oka Ile Ange di Tengah Gelombang Penolakan yang Meluas di Flores

Warga menyebut pemerintah sudah berulang kali melakukan survei di kawasan Hutan Lindung, sementara mereka belum pernah mendapatkan penjelasan. Kekhawatiran muncul soal dampak proyek terhadap mata air di dataran tinggi yang menghidupi tujuh desa hingga Kota Larantuka.

Warisan Sr. Virgula Schmitt, SSpS Terus Hidup di Tanah Flores

Karya yang dirintis biarawati asal Jerman pada enam dekade silam itu tetap bergerak dalam tubuh-tubuh yang dirawat, anak-anak yang belajar percaya diri, dan alumni Damian yang melangkah keluar dari panti untuk mandiri menata hidup.