Saya tak ingin mendengar pastor yang khotbahnya penuh dengan kemarahan dan kecurigaan, yang tak berupaya merangkul, tetapi bahkan menyebut ‘umatnya’ sebagai ‘sampah’
Mereka adalah bagian dari tulang punggung kehidupan menggereja, namun memilih menjauh karena korporasi milik keuskupan berulang kali merobohkan rumah dan merusak tanaman