Artikel-artikel yang ditulis oleh

Joe Tkikhau

12 Artikel

‘Perkuat Patroli di Sekitar Pulau Terluar,’ kata Peneliti terkait Penyelundupan Berulang Manusia via Perairan NTT

Lemahnya pengawasan hanya akan “melanggengkan” penyelundupan manusia

Mariance Kabu, Pekerja Migran yang Disiksa di Malaysia: ‘Saya Tunggu Keadilan Itu’

Sidang kasus Mariance yang selamat dari rumah majikan usai melempar selembar surat minta tolong ke tetangga akan diputuskan di Malaysia pada akhir Juni

Berpulangnya Awak Kapal Perikanan Migran Asal NTT di Fiji Masih Menyisakan Pertanyaan bagi Periset, Lembaga Advokasi

Tak jelas jenis obat yang diberikan kapten. Pekerja tetap menjala ikan meski kondisi tubuh terus menurun

KPK Bakal Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi RS Pratama di TTS di Tengah Bolak-Balik Berkas antara Polisi dan Jaksa

Kelompok masyarakat antikorupsi berharap keterlibatan KPK membuat proses hukum kasus ini segera tuntas

Puluhan Sekolah Negeri di TTS Reyot, Masalah pada Dapodik dan Status Tanah Diklaim Jadi Hambatan untuk Dapat Bantuan

Pemerintah memutuskan memberi bantuan pembangunan gedung salah satu SD usai viral di media sosial

Artikel Terbaru

Organisasi Mahasiswa di Manggarai Desak Bupati Buka Hasil Audit Proyek Air Minum Senilai Rp973 Juta

Hampir setahun berlalu, 22 warga Desa Paralando belum juga mendapat akses air bersih

Viral Dugaan Kedaluwarsa Minyak Goreng Bantuan di Manggarai, Bulog Klaim Warga Salah Baca Keterangan di Kemasan

Pemerintah desa memutuskan menarik minyak goreng tersebut, Perum Bulog menyatakan menggantinya

Seriuskah Manggarai Timur Melindungi Anak Korban Kekerasan?

Program diluncurkan, pidato disampaikan, penghargaan Kabupaten Layak Anak diraih — sementara seorang siswi SMP yang hamil akibat pencabulan berulang terus menunggu keadilan, pelakunya masih bebas berkeliaran.

Dalam Bayang-Bayang Pembangunan: Membaca Flores Hari Ini Lewat “Krisis Kebebasan” Albert Camus

Kebebasan bukanlah hadiah cuma-cuma, tapi hak yang harus terus diperjuangkan. Camus menyoroti bagaimana penindasan penguasa dan rezim totaliter membungkam nurani, pers, dan masyarakat.