Tak hanya mengkritik pembesar, novel ini menghidupkan “dulce et utile,” istilah untuk menggambarkan karya sastra yang tidak saja menghibur tetapi juga memberi manfaat bagi pembacanya
Kepala ayam busuk, ancaman siber dengan data pribadi, dan tekanan untuk menurunkan konten — serangkaian intimidasi terhadap Floresa memicu kecaman dari AMSI, SEJUK, CPJ, dan 30 media dari seluruh Indonesia.