Tak hanya mengkritik pembesar, novel ini menghidupkan “dulce et utile,” istilah untuk menggambarkan karya sastra yang tidak saja menghibur tetapi juga memberi manfaat bagi pembacanya
Di Maumere, kelompok transpuan mengambil peran pastoral yang diabaikan institusi. Bagi Pastor Venansius Nahak, itu bukan kebetulan — melainkan logika Injil yang bekerja dari tempat yang tak terduga.
Bagi mereka, gereja bukan sekadar tempat ibadah, melainkan ruang negosiasi yang dinamis antara iman dan identitas—sebuah perjalanan mencari penerimaan di tengah batas-batas dogma dan tradisi.