Tak hanya mengkritik pembesar, novel ini menghidupkan “dulce et utile,” istilah untuk menggambarkan karya sastra yang tidak saja menghibur tetapi juga memberi manfaat bagi pembacanya
Setelah mempertahankan “Merah Putih” saat gejolak Timor Timur, warga eks pengungsi masih hidup tanpa kepastian — tanpa tanah, tanpa jaminan, dan pemerintah terus mengintai untuk merobohkan kediaman mereka.