Artikel-artikel yang ditulis oleh

Vansianus Masir

18 Artikel

Menjaga Pers Independen, Menjaga Hak Publik

Kita butuh pers independen yang merekam kenyataan warga, bukan versi yang dipoles oleh siaran pers korporasi atau pidato pejabat.

Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Kasus Andrie Yunus, dan Matinya Sosio-Demokrasi

Paradoks pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kasus penyerangan Andrie Yunus menjadi cermin matinya sosio-demokrasi yang seharusnya menjadi roh perjuangan kaum Marhaenis

Kaderisasi Ideologis Harus Terus Berlanjut agar GMNI Tak Mengalami Involusi

Sangat berbahaya jika GMNI hanya bertambah usia, tetapi tidak berkembang, apalagi mengalami stagnasi atau bahkan kemunduran

Kolonialisme Pendidikan dalam Tragedi Kematian Siswa di Ngada

Pendidikan harus menjadi tempat yang menjamin bahwa setiap anak, apa pun latar belakangnya, tetap memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar dan hidup dengan pantas

Pilkada Melalui DPRD Mencederai Prinsip Republikanisme

Pilkada tidak langsung mengabaikan prinsip dasar republikanisme yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi

Artikel Terbaru

Alasan Kami Mendedikasikan Penghargaan untuk Warga Tonggurambang

ARMA 2026 bukan hanya pengakuan atas kerja redaksi, tetapi juga pengingat bahwa suara warga Tonggurambang harus terus dibawa ke ruang publik. Dari pengalaman mereka, kami belajar bahwa mengabaikan isu ruang hidup warga adalah kegagalan besar jurnalisme.

Liputan Floresa terkait Ekspansi Markas Militer di Flores Raih Penghargaan Jurnalistik Nasional

Liputan tersebut mengangkat sengketa lahan warga yang terancam proyek pembangunan berbagai fasilitas TNI Angkatan Darat di Nagekeo.

Nangahale dan Gereja yang Membiarkan Luka Umatnya

Di pinggir Jalan Trans Flores, warga yang rumahnya diratakan perusahaan milik Gereja menyalakan pelita dan berdoa Rosario. Dari rumah-rumah bambu tanpa listrik, mereka menagih kasih yang terus dikhotbahkan, tetapi absen ketika tanah mereka diperebutkan, martabat mereka diinjak, dan hidup mereka diseret ke meja hijau.

Putuskan Mutasi Anak ke Sekolah Lain, Orang Tua di Manggarai Trauma Usai Bentrokan Antarkampung

Sambil menunggu keputusan Dinas PPO, guru menggelar kelas darurat di rumah adat.