Artikel-artikel yang ditulis oleh

Wihelmus Asal Brahi Kamis

4 Artikel

Kejaksaan, Gempa, dan Dugaan Korupsi di Manggarai Timur

Gempa dapat menunda pemeriksaan, tetapi Kejaksaan tidak boleh menjadikannya dalih untuk membiarkan penyidikan tanpa arah, tenggat, dan pertanggungjawaban.

Problem Sertifikat Tanah TNI di Tonggurambang

Dokumen yang dijadikan dasar penguasaan ratusan hektare tanah tidak bisa ditunjukkan secara utuh oleh pihak yang mengklaimnya sah. Sementara sawah sudah dipatok, jalan tani sudah digusur.

Energi Hijau Atau Luka Sosial? Menimbang Geotermal di Indonesia

Ambisi menjadi pemimpin panas bumi di level dunia bisa jadi kutukan ketika hak-hak warga lingkar proyek diabaikan

Gerombolan Polisi di Manggarai Aniaya Warga Sipil, Wajah Buram Institusi Polri yang Butuh Reformasi

Kasus ini menunjukkan kegagalan sistem pengawasan internal dan mekanisme akuntabilitas di dalam institusi Polri

Artikel Terbaru

Kejaksaan, Gempa, dan Dugaan Korupsi di Manggarai Timur

Gempa dapat menunda pemeriksaan, tetapi Kejaksaan tidak boleh menjadikannya dalih untuk membiarkan penyidikan tanpa arah, tenggat, dan pertanggungjawaban.

Di Nangahale, Anak-Anak Takut kepada Romo, Kelapa, dan Penjara

Rumah mereka dirobohkan, kakek mereka dipenjara, dan sekolah terhenti. Bagi anak-anak Nangahale, konflik agraria hadir dalam puing rumah, larangan memetik kelapa, serta perjalanan rutin ke rutan. Nama anak-anak dalam laporan ini disamarkan untuk melindungi mereka.

Penggusuran dan Pemidanaan Warga dalam Konflik Nangahale Atas Restu Uskup Maumere

Warga Nangahale berdoa bagi keluarga mereka yang dipidana oleh korporasi Gereja Katolik dalam konflik agraria yang menguji batas kesetiaan mereka dengan Tuhan dan luka mereka terhadap institusi Gereja.

Ketika Rumah Nyaris Roboh karena Gempa Flores, Pemerintah Mencatatnya Rusak Sedang

Warga terdampak gempa Flores di Manggarai Barat mempertanyakan verifikasi kerusakan rumah yang menentukan bentuk dan nilai bantuan. Sebagian tak mengetahui adanya masa sanggah, sementara pemerintah menyatakan data akhir tak dapat ditinjau kembali.