Paksa Frans Minum Air Kencing Campur Tai, 7 Terdakwa Ini Dituntut 10 Bulan Penjara

Ilustrasi
Ilustrasi

, .co – Tujuh terdakwa kasus penyiksaan terhadap Fransiskus Galis –  seorang warga di , Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga – dituntut masing-masing 10 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) (Kejari) dalam sidang hari ini, Rabu (28/5/2014).

Dalam sidang tuntutan yang dipimpin majelis hakim, Yuniar Yudha Himawan dan anggota hakim Nasution itu, para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan memaksa orang lain. Selain itu, mereka juga sudah melakukan dan memakai ancaman kekerasan terhadap .

Frans – demikian korban dipanggil – merupakan warga Ling, Desa Golo Cador, Kecamatan Wae Ri'. Ia disiksa pada 16 September 2013 lalu dengan memikul lesung keliling kampung  dan kemudian minum air kencing campur tai. Ia dituduh menyantet seorang anak remaja yang kemudian dikatakan berubah menjadi kucing.

Bagi para terdakwa, perlakuan ini merupakan bentuk siksaan secara adat Manggarai agar korban tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Pantauan Floresa saat menyaksikan jalannya sidang tuntutan, ketujuh terdakwa yang didampingi penasehat hukum Marselinus Suliman serius mendengarkan pembacaan tuntutan dari JPU.

Diakhir sidang tersebut, majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan sidang pembelaan tuntutan pada 3 Juni mendatang

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di sini. Gabung juga di grup WhatsApp pembaca kami dengan klik di sini.

TERKINI

BANYAK DIBACA

BACA JUGA