Floresa.co – Tiga unit gedung di salah satu SDI di Kabupaten Manggarai Barat roboh usai diterjang angin kencang.
Gedung di SDI Ra’ong, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo itu roboh pada 9 Maret, sekitar pukul 06.00 Wita.
Muhamad Sainal Abidin, salah seorang warga berkata, ketiga unit gedung itu roboh usai hujan lebat disertai angin kencang di wilayah itu sejak pukul 05.00.
Angin kencang membuat atap gedung terbawa hingga 10 meter dari lokasi bangunan.
“Untung saja, kejadian ini tidak terjadi saat kegiatan belajar mengajar,” katanya kepada Floresa.
Kepala SDI Ra’ong, Abdul Asmi berkata, ketiga gedung itu dibuat dari papan kayu dan kini berusia 26 tahun.
Peristiwa tersebut, katanya, tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar karena ketiga gedung tersebut tidak dipakai sejak November tahun lalu setelah ada gedung baru.
Kendati demikian, Abdul berkata, ketiga gedung tersebut masih biasa dipakai peserta didik untuk bermain tenis meja, main catur dan membaca.
Selain itu, katanya, “kami menggunakan ruangan tersebut untuk pertemuan.”
“Atap ketiga bangunan tersebut yang terbawa angin menimpa toilet hingga roboh dan tidak bisa digunakan lagi,” katanya.
Abdul mengklaim kepala desa telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.
“Semoga secepatnya ditanggapi,” katanya.
Editor: Herry Kabut




