“Keresahan Erasmus Frans Mandato lahir dari akumulasi kemarahan melihat negara yang tak mampu menghadirkan keadilan di lorong-lorong warga,” tulis lembaga tersebut
Amnesty International mempertanyakan polisi yang tak mampu mencegah terjadinya benturan, sementara Melbourne Bergerak mengingatkan tak ada impunitas bagi setiap pelaku