Uskup Ruteng: Jangan Beli Suara dan Berjudi dalam Pilkada!

Baca Juga

Ruteng, Floresa.co – Uskup Ruteng-Flores, Mgr Hubert Leteng Pr meminta pasangan calon bupati-wakil bupati di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat (Mabar) untuk tidak membeli suara dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Desakan itu ia sampaikan dalam surat imbauan menyambut Pilkada, yang salinannya dikirim ke Floresa.co, Minggu (29/11/2015).

Mgr Huber mengingatkan, “suara setiap warga bernilai sangat luhur.”

“Karena itu, kami menuntut semua pihak untuk tidak memanipulasi dan merekayasa suara warga, serta tidak membeli dan memperdagangkan suara,” kata Mgr Huber.

“Selain itu umat Katolik dilarang untuk berjudi dalam peristiwa Pilkada ini. Marilah kita membiarkan diri dituntun oleh Roh Kudus untuk dengan tegas  menolak kejahatan politik uang,” katanya.

Imbauan itu diminta Uskup untuk dibacakan dalam Misa pada Minggu, 29 November dan 6 Desember.

Mgr Huber juga mengingatkan pentingnya terlibat aktif mewujudkan Pilkada menjadi ‘pesta demokrasi’ yang damai dan jujur serta membawa sukacita dan pengharapan bagi semua pihak.

“Perbedaan pilihan politik adalah sesuatu yang wajar dan penting dalam masyarakat demokratis,” tegasnya.

Karena itu, ia menghimbau semua pihak untuk menghargai pilihan politik setiap orang serta dalam pelbagai keragaman pilihan politik, tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan sebagai satu keluarga besar  di tanah kuni agu kalo Manggarai.

“Kami mendorong semua pihak agar tidak terjebak dalam politik primordial sempit, yang hanya memperhatikan kepentingan kelompok, suku dan wilayah tertentu,” katanya.

“Marilah kita  memperjuangkan politik inklusif yang tidak mengkotak-kotakan tetapi memberdayakan semua potensi dan keragaman yang ada menjadi gerakan besar untuk membangun bumi Nucalale tercinta ini,” lanjut Mgr Hubert.

Kepada para calon serta tim sukses dan para pendukung, ia meminta untuk bertarung secara jujur dan kesatria, menghindari kampanye hitam, menolak cara-cara yang tidak demokratis dan tidak bermoral.

Uskup juga menghimbau para penyelenggara Pilkada untuk demokratis, transparan, jujur dan adil.

Kabupaten Manggarai dan Mabar, dua dari ratusan kabupaten di Indonesia yang menyelenggarakan Pilkada serentak merupakan bagian dari wilayah kegembalaan Mgr Huber. (Ari D/ARL/Floresa)

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kawan-kawan bisa berdonasi dengan cara klik di sini.

Terkini

spot_img